30 January 2019

Kenalan Dengan Webbing Sling

Kenalan Dengan Webbing Sling

Webbing adalah anyaman / tenunan kain yang kuat dan dibuat berbentuk datar atau pipih dan juga berbentuk tabung dengan ukuran lebar yang berbeda-beda tergantung pada kekuatan yang ingin diaplikasikan pada webbing tersebut.

Sedangkan Webbing sling adalah webbing yang ujungnya diberikan jahitan yang membentuk lingkaran sebagai alat kait, dan atau dijahit membentuk melingkar atau lingkaran penuh agar dapat dikaitkan pada sebuah benda untuk ditarik / diangkat.

Webbing Sling sering disebut sling belt adalah alat pengganti wire rope sling (kawat seling) atau sling rantai dalam aplikasi mengangkat (lifting) dan mengikat (lashing).

Jenis – Jenis Webbing Sling

Webbing Nilon

Webbing Nylon

Webbing Nilon ini dibuat dengan bahan nilon yang umumnya digunakan pada aplikasi outdoor atau aplikasi yang ada diluar ruangan.

Nilon digunakan sebagai pilihan untuk penggunaan aplikasi outdoor karena memiliki karakteristiknya yang kuat dan elastis, selain itu nilon memiliki kelebihan yaitu tahan terhadap sinar matahari langsung.

Webbing Nilon ini tidak akan berkurang lebih dari 30% kekuatannya / nilai breaking loadnya walaupun digunakan dibawah terik sinar matahari langsung selama berhari-hari.

Webbing Polyester

Webbing Polyester

Webbing Polyester ini dibuat dari bahan polyester atau serat sintetis buatan. Serat polyester ini dibuat menggunakan serangkaian reaksi kimia, yang mana dibuat dari petroleum / minyak bumi, batu bara, udara dan air.

Reaksi kimia antara petroleum atau minyak bumi dengan zat-zat lain seperti alkohol dan corboxyl acid atau dapat disebut dengan istilah monomer atau ester.

Proses ini dilakukan pada suhu tinggi didalam ruangan hampa, yang mana biasa disebut dengan istilah polimerisasi. Dari proses polimerasi tersebut akan menghasilkan biji polyester yang nantinya akan diproses lagi menjadi serat-serat yang panjang dan halus yang dapat anda sebut dengan proses filament.

Benang-benang halus yang dihasilkan pada proses filament tadi digabung menjadi satu kemudian dipintal menjadi benang-benang yang memiliki kekuatan yang berbeda dengan benang jahit biasa.

Polyester memiliki karakteristik cukup stabil terhadap cahaya UV atau sinar matahari langsung dan tidak dapat menyerap air.

Untuk kekuatan dari serat polyester ini juga tidak berbeda jauh dengan nilon, yaitu sekitar 90% yang artinya perbedaan kekuatan dari nilon dan polyester ini adalah 10%.

Kekurangan dari serat polyester ini adalah tingkat elastisitasnya yang kurang dan juga tidak dapat tahan terlalu lama dibawah sinar UV langsung ( tidak dapat dijemur langsung selama berjam-jam, bahkan berhari-hari ).

 

Webbing Polypropylene

Webbing Polypropylene

Jenis Webbing tipe polypropylene ini adalah webbing yang dibuat dari bahan polypropylene yaitu sebuah polimer termo plastik yang dibuat oleh industri kimia dan digunakan dalam berbagai aplikasi , yang salah satunya adalah pembuatan webbing ini sendiri.

Polypropylene pertama kali dipolimerisasi pada tahun 1951 oleh sepasang ilmuwan petroleum Philips bernama Paul Hogan dan Robert Banks dan kemudian dilanjutkan oleh ilmuwan italia dan jerman Natta dan Rehn.

Dan pada tahun 1954, proses polimerisasi ini disempurnakan oleh Profesor Giulio Natta dari Italia. Natta menyempurkan dan mensintesis resin polypropylene pertama di Spanyol, dan menghasilkan proses polimerisasi yang memiliki kemampuan poliprepilena untuk mengkristal.

Pada tahun 1957, popularitasnya meledak dan meluasnya di seluruh eropa dan hari ini Polypropylene menjadi salah satu plastik yang paling banyak diproduksi di dunia.

Bahan Polypropylene ini memiliki karakteristik tahan terhadap zat kimia, memiliki tingkat elastisitas yang bagus tetapi sangat kuat, dapat kembali kebentuk semua walaupun telah mengalami proses penarikan dan penekukan.

Kelemahan dari bahan / material ini adalah rentan terhadap sinar UV / cahaya matahari langsung karena dapat meleleh jika terlalu lama terpapar sinar matahari, sangat mudah terbakar dan rentan terhadap oksidasi.

 

Webbing Kevlar

Webbing Kevlar

Webbing tipe kevlar adalah webbing yang dibuat dari bahan kevlar yaitu bahan yang terbuat dari serat sintetis yang dikenal dengan nama serat polimer atau poly-paraphenylene terephthalamide yang dicampur dengan serat nilon, tevlon, lycra dan polyester.

Poly-paraphenylene terephthalamide / kevlar diciptakan pertama kali pada tahun 1965 oleh Stephanie Kwolek saat dia bekerja di DuPont. Selanjutnya bahan ini dikembangkan oleh perusahaan Du-Pont dan dikomersialkan pertama kali pada tahun 1970an sebagai pengganti baja pada produk ban untuk keperluan balap / lomba. Bahan ini banyak digunakan pada ban, layar kapal, rompi anti peluru dan salah satunya juga merupakan bahan pembuat webbing karena kekuatan dan keelastisitasan dari bahan ini sendiri.

Bahan ini disebut-sebut memiliki kekuatan lima kali lebih kuat dari baja dengan berat yang sama. Bahan dari Kevlar ini memiliki kekuatan yang besar dan juga kekuatan terhadap abrasi yang tinggi. Bobot dari kevlar ini sangatlah ringan sehingga bahan ini sangat flexible untuk dibawa kemana-mana.

Kelemahan dari kevlar ini sendiri adalah ketahanannya terhadap degradasi UV sangat rendah, sehingga tidak akan tahan dibawah paparan sinar matahari langsung selama kurang lebih 40 jam. Bahan Kevlar ini dapat kehilangan kekuatannya hingga 50% saat terkena paparan sinar matahari langsung selama kurang lebih 40 jam, sehingga sangat berbahaya sekali jika anda menggunakan webbing tipe kevlar ini saat di Lapangan yang mendapat paparan matahari langsung.

Bentuk Webbing Sling

Eye webbing sling

Eye Webbing Sling

Eye webbing sling adalah tipe webbing sling yang bentuknya seperti wire rope sling dan chain sling yaitu memiliki mata kait di masing-masing ujungnya. Dengan adanya mata kait tersebut, maka eye webbing sling ini dapat mengantikan fungsi dari wire rope sling dan chain sling itu sendiri dalam aplikasi lifting maupun lashing.

Round Webbing Sling

Round Webbing Sling

Round Webbing Sling/Round Sling adalah webbing sling yang dijahit berbentuk melingkar atau lingkaran dan dibungkus dengan pembungkus dari serat sintetis yang juga terbuat dari bahan yang sama. Round sling juga dapat digunakan untuk mengantikan fungsi dari wire rope sling atau chain sling karena memang bentuknya yang melingkar dapat digunakan untuk mengait barang barang yang akan diangkat ataupun diikat dalam aplikasi lifting dan lashing.

Endless webbing Sling

Endless webbing Sling

Endless webbing Sling adalah webbing sling yang berbentuk tak berujung, yang dapat digunakan untuk pekerjaan lifting.

Kreteria Webbing Sling yang tidak layak digunakan

  • Label telah hilang atau rusak
  • Lapisan pelindung rusak
  • Terdapat sobekan di webbing sling
  • Tersimpul dibeberapa bagian
  • Jahitan putus
  • Aus atau pemanjangan melebihi jumlah yang telah ditentukan oleh manufacture.
  • Bahan Nilon terkontaminasi dengan Asam
  • Bahan Polester terkontaminasi dengan zat Alkaline
  • Bahan Polypropylene terkontaminasi cat, tinner aspal.

Metode penyimpanan

  1. Digantung di tempat bersih dari kotoran, minyak dll.
  2. Jauhkan dari sinar matahari langsung.
  3. Jauhkan dari percikan api.
  4. Jauhkan dari panas berlebihan.
  5. Jauhkan dari cairan kimia.
  6. Jauhkan dari kemungkinan kerusakan mekanis.