31 January 2019

DASAR – DASAR K3

DASAR – DASAR K3

DASAR HUKUM PENERAPAN K3 DI TEMPAT KERJA

  • Undang – Undang No. 01 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja

Pasal 8

  • Pengurus diwajibkan memeriksakan kesehatan badan, kondisi mental dan kemampuan fisik dari tenaga kerja yang akan diterimanya maupun akan dipindahkan sesuai dengan sifat – sifat pekerjaan yang diberikan padanya.
  • Pengurus diwajibkan memeriksa semua tenaga kerja yang berada dibawah pimpinannya, secara berkala pada Dokter yang ditunjuk oleh Pengusaha dan dibenarkan oleh Direktur.

Pasal 9

  • Pengurus diwajibkan menunjukkan dan menjelaskan pada tiap tenaga kerja baru tentang :
  1. Kondisi-kondisi dan bahaya – bahaya serta yang dapat timbul dalam tempat kerja;
  2. Semua pengamanan dan alat-alat perlindungan yang diharuskan dalam tempat kerja;
  3. Alat – alat perlindungan diri bagi tenaga kerja yang bersangkutan;
  4. Cara – cara dan sikap yang aman dalam melaksanakan pekerjaannya.

 

  • Undang – Undang No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan

Pasal 86

  • Setiap pekerja / buruh mempunyai hak untuk memperoleh perlindungan atas :
  1. Keselamatan dan Kesehatan Kerja;
  2. Moral dan kesusilaan; dan
  3. Perlakuan yang sesuai dengan harkat dan martabat manusia serta nilai – nilai agama;
  • Untuk melindungi keselamatan pekerja / buruh guna mewujudkan produktivitas kerja yang optimal diselenggarakan upaya keselamatan dan kesehatan kerja.
  • Perlindungan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) dilaksanakan.

Pasal 87

  • Setiap perusahaan wajib menerapkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja yang terintegrasi dengan sistem manajemen perusahaan.
  • Ketentuan mengenai penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan Peraturan Pemerintah.

 

  • Peraturan Pemerintah No. 50 tahun 2012 tentang Sistem Manajemen K3

Pasal 1

  • Setiap perusahaan wajib menerapkan SMK3 di perusahaannya.
  • Kewajiban sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berlaku bagi perusahaan :
  1. Mempekerjakan pekerja / buruh paling sedikit 100 orang; atau
  2. Mempunyai tingkat potensi bahaya tinggi

 

DEFINISI

  • Pengertian K3 secara Filosofi adalah upaya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan tenaga kerja dan manusia pada umumnya, hasil karya dan budayanya menuju masyarakat yang adil dan sejahtera.
  • Pengertian K3 secara Keilmuan adalah ilmu pengetahuan dan penerapannya dalam usaha mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja.
  • Pengertian K3 secara Etimologis adalah upaya perlindungan agar tenaga kerja selalu dalam keadaan selamat dan sehat selama melakukan pekerjaan di tempat kerja serta bagi orang lain yang memasuki tempat kerja maupun sumber dan proses produksi secara aman dan efisien dalam pemakaiannya.

 

TUJUAN K3

  1. Menjamin kesempurnaan jasmani dan rohani tenaga kerja serta hasil karya dan budayanya
  2. Mencegah dan mengurangi terjadinya kecelakaan dan PAK
  3. Menjamin :
  4. Setiap tenaga kerja dan orang lainnya yang berada di tempat kerja mendapat perlindungan atas keselamatannya
  5. Setiap sumber produksi dapat dipakai dan dipergunakan secara aman dan efisien
  6. Proses produksi berjalan lancar

ARTI DAN MAKNA LOGO K3

K3

Lambang K3 arti dan maknanya terdapat dalam Kepmenaker RI 1135/MEN/1987 tentang Bendera Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Berikut penjelasan mengenai arti dan makna lambang/logo/simbol K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) :

  1. Bentuk lambang K3: palang dilingkari roda bergigi sebelas berwarna hijau di atas warna dasar putih.
  2. Arti dan Makna simbol / lambang / logo K3 :

Palang : bebas dari kecelakaan dan penyakit akibat kerja (PAK).

Roda Gigi : bekerja dengan kesegaran jasmani dan rohani.

Warna Putih : bersih dan suci.

Warna Hijau : selamat, sehat dan sejahtera.

Sebelas gerigi roda : sebelas bab dalam Undang-Undang No 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.

Writer: IP