26 February 2019

Mengenal Pekerjaan Lifting

Mengenal Pekerjaan Lifting

Lifting dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai pengangkatan. Lifting merupakan aplikasi untuk mengangkat barang yang memiliki potensi terjadinya kecelakan yang relatif besar.

Beberapa faktor yang dapat mengakibatkan proses lifting mengalami kegagalan yaitu:

  1. Perencanaan yang kurang baik
  2. Kegagalan dari alat angkat maupun alat bantu angkat
  3. SDM yang tidak memenuhi persyaratan baik kompetensi maupun legalitas
  4. Faktor yang dipengaruhi oleh alam seperti angin, cuaca, bencana alam dan lain-lain.

Dalam mempersiapkan pengangkatan perlu dilakukan identifikasi resiko dan bahaya untuk menentukan kategori pengangkatan dan persetujuan pengangkatan. Data-data yang diperlukan pada saat sebelum dilakukan proses lifting adalah :

  1. Berat, bentuk, ukuran dan titik berat barang
  2. Lifting point
  3. Technical drawing benda yang akan diangkat
  4. Lokasi dan kondisi sekitar termasuk arah angin secara spesifik
  5. Akses, halangan dan hal-hal yang kemungkinan mengganggu
  6. Site plan atau plot plan
  7. Peraturan-peraturan site local
  8. Mengetahui aturan-pembatasan yang lain, contoh, live plant, kabel, pipa bertekanan
  9. Menentukan ground bearing pressure, dan kebutuhan pendukung
  10. Pemilihan peralatan angkat dan alat bantu angkat
  11. Tempat yang akan dijadikan lay down atau tempat penurunan peralatan yang akan di pasang atau di pindahakan telah dalam kondisi aman dan sesuai dengan peralatan tersebut (untuk pemasangan pipa, beam,dll dipastikan apakah ukurannya telah sesuai dan dapat dilakukan pemasangannya.

Salah satu alat bantu dalam pekerjaan lifting adalah sling, terbuat dari material seperti rantai, kawat baja atau bahan sistetis, yang diikatkan dan dieratkan pada benda atau beban yang akan diangkat dan dikaitkan pada hook crane pada saat proses lifting. Lakukanlah inspeksi singkat terhadap kelayakan crane terutama pada bagian sling, shackle (jika menggunakan), hook, pulley, dan periksa system hydroliknya pastikan tidak ada bocor dan rembesan oli, untuk memastikan SWL sling kita bisa menggunakan rumus sederhana atau Rull of tumb berikut ini:

Wire Rope Sling

SWL Sling wire rope = 8 X D2

Dimana D adalah diameter dari sling tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *