28 February 2019

Bekerja Aman Di Area Sekitar Listrik

Bekerja Aman Di Area Sekitar Listrik

Saat ini ketika kita menjalankan aktifitas sehari-hari kita sangat membutuhkan tenaga listrik, namun di sisi lain listrik juga bisa membahayakan keselamatan jika tidak dikelola dengan benar.

Maka dari itu kita perlu mengetahu dan juga perlu meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan terhadap listrik yang ada.

Bahaya listrik bisa terjadi karena arus lebih dan terjadinya arus bocor.

Arus lebih bisa terjadi akibat beban lebih (melebihi batas yang ditetapkan oleh arus nominal pengaman) dan arus hubung-singkat.

Faktor yang menentukan tingkat bahaya listrik bagi manusia, yaitu:

  1. Tegangan pada peralatan.
  2. Arus yang mengalir dalam rangkaian, dan
  3. Tahanan atau resistansi total saluran yang tersambung pada sumber

tegangan listrik

Bahaya yang diakibatkan oleh listrik, diantaranya:

  1. Kesetrum (sengatan listrik), akan dirasakan jika arus listrik melalui tubuh kita hingga mengakibatkan kejutan, luka bakar atau kematian.
  2. Panas atau kebakaran. Energi listrik menimulkan panas, dan apabila panas ini berlebihan mengakibatkan isolasi dari kabel listrik menjadi rusak yang bahkan akan timbul api yang dapat menjadi kebakaran
  3. Radiasi. Unit-unit pembangkit listrik (generator) atau distribusi listrik tegangan tinggi sudah pasti ada radiasi yang diakibatkan oleh arus induksi dari kawat penghantarnya. Sampai saat ini efek radiasi listrik terhadap sel-sel penting dalam tubuh manusia masih diperdebatkan oleh para pakar kelistrikan apakah berbahaya atau tidak.
  4. Ledakan. Pusat-pusat distribusi listrik seperti di SWGR & MCC semua breaker / kontaktor sudah dirancang untuk dapat mengatasi jika terjadinya kelebihan beban ataupun short circuit. Tetapi oleh sesuatu hal dapat terjadi ledakan pada breaker kontaktor ini yang disebabkan oleh cara pengoperasian yang salah

 

Tindakan yang harus dilakukan apabila terjadi kecelakaan terkena sengatan listrik:

  1. Hindari kepanikan
  2. Segera matikan sumber listrik (jika itu memungkinkan)
  3. Jangan sekali – kali menolong dengan menyentuh langsung orang tersebut. Ini dapat berakibat fatal karena anda pun akan ikut tersengat listrik juga.
  4. Pukul pada bagian dimana orang tersebut terkena aliran listrik hingga lepas dengan menggunakan bamboo atau kayu atau bahan yang tidak mudah mengalirkan listrik.
  5. Setelah orang tersebut dapat dilepaskan dari sengatan listrik dan dalam keadaan pingsan segera baringkan dan pukul bagian dadanya agar jantungnya berdetak lagi dan darah dapat mengalir kembali ke jantung dan seluruh tubuh korban.
  6. Minta bantuan seseorang untuk mendapatkan bantuan pertolongan pertama dokter / ambulance

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *