23 May 2019

Tentang Malam Lailatul Qadar

Tentang Malam Lailatul Qadar

Tentang Malam Lailatul Qadar

‘Lailatul Qadar’ atau yang disebut dengan ‘Malam Kemuliaan’ adalah peristiwa yang sangat penting dan sangat bersejarah dalam Islam dan dalam kehidupan personal kita semua pada waktu tersebut Allah berfirman dalam Quran Surat Al-Qadr:

“ Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari pada seribu bulan. Pada malam tersebut turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur berbagai macam urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar. (Surat Al-Qadr:1-5)

Allah juga berfirman tentang Malam Kemuliaan ini pada Surat Ad Dukhan: 1-6:

“Haa miim. Demi Kitab (Al Quran) yang menjelaskan, sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah, (yaitu) urusan yang besar dari sisi Kami. Sesungguhnya Kami adalah Yang mengutus rasul-rasul, sebagai rahmat dari Tuhanmu. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (44: 1-6)

Allah juga berkata di dalam Al Qur’an dalam Surah 1-Baqarah (Sapi Betina):

“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).” (Surat Al-Baqarah:185)

Nabi Muhammad (SAW) berkata tentang malam Lailatul Qadar: Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Nabi berkata, “Siapa saja yang tetap terjaga selama malam Kemuliaan ini dengan penuh keyakinan dan hanya mengharapkan ridha Allah saja, maka seluruh dosa-dosa sebelumnya akan diampuni.” (Bukhari dan Muslim) Hal ini juga telah dilaporkan oleh Aisyah, istri Nabi (SAW) yang mengatakan:

 “Aku pernah bertanya kepada Rasululloh, jika aku bertemu lailatul qadar, doa apa yang harus dibaca? Rasulullah berkata kepadaku, ‘Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni (Wahai Tuhan, Engkau Maha Pengampun, menyukai orang yang minta ampunan, ampunilah aku)’”

Dari ayat-ayat Quran yang diterangkan dan ucapan-ucapan Nabi Muhammad (SAW) saya ingin memaparkan hal-hal sebagai berikut:

Malam Kemuliaan / Lailatul Qadar adalah sebuah peristiwa yang akan lebih baik jika kita terjaga, untuk kita alami, untuk dinikmati, dibandingkan dengan seribu bulan, bahkan jika dapat hidup hingga seribu bulan (83,3 tahun) dengan ketulusan, dedikasi, dan pengorbanan, disertai dengan niat dan perbuatan baik, Malam Kemuliaan masih jauh lebih baik untuk dilalui dan dinikmati.

Turunnya Quran dimulai pada bulan Ramadhan, khususnya pada Malam Kemuliaan, turunnya Quran; sebuah tanda belas kasih (rahmat), suatu panduan dan rahmat Allah kepada umat manusia, barang siapa yang tertarik mencari panduan terbaik, ia harus mempelajari ajaran-ajaran dalam Al-Qur’an.

Malam Kemuliaan adalah malam penuh rahmat, Allah telah memberkati malam tersebut, oleh karena itu, siapapun yang tertarik mendapatkan berkat dan juga rahmat Allah dapat berharap untuk mendapatkan Malam Kemuliaan ini.

Dan juga barang siapa yang berusaha mencari Malam Kemuliaan dan mendapatkannya, semua dosanya akan dihilangkan, hal ini diumpamakan bagaikan terlahir kembali dan terbebas dari semua dosa dan kesalahan yang ada.

Saya yakin setiap orang dari kita ingin hidup bebas dari dosa-dosa dan bebas dari kesalahan, semua orang ingin bertemu dengan Allah pada hari penghakiman tanpa dosa, setiap orang dari kita ingin merasa bahwa ia sudah dilahirkan kembali, berharap untuk meremajakan diri kita sendiri, dan memulai tahun baru dengan pandangan dan kehidupan yang segar.

Setiap orang dari kita ingin menjalani kehidupan yang murni dan semua orang ingin menyucikan dirinya sendiri tanpa penderitaan atau siksaan, malam Keuliaan atau Lailatul Qadar adalah salah satu cara terbaik di mana seseorang dapat meraih keadaan-kedaan ideal tersebut.

Oleh karena itu, kalian harus mulai mencarinya, sehingga Kalian akan dapat menikmatinya, sejauh ini, penentuan Malam Kemuliaan (Lailatul Qadar), telah dilaporkan berada di salah satu malam-malam bernomor ganjil pada sepuluh hari terakhir Ramadhan, yaitu hari ke-21, 23, 25, 27 atau 29.

Hal ini telah ditekankan bahwa kemungkinan terbesar jatuh pada malam ke-27. Beberapa tanda-tanda Lailatul Qadar untuk menjadi perhatian:

  1. Matahari pagi terbit tanpa sinar.
  2. Hujan turun pada malam atau siang hari.
  3. 3.Ketika malam langit akan sedikit berkabut.
  4. Langit akan sedikit menyala tanpa refleksi dan tanpa sinar.
  5. Semua malaikat dan Jibril turun ke dunia untuk berbagai tujuan.

Jika Anda tertarik untuk mengalami Malam Kemuliaan, beberapa hal yang harus diingat yang dapat dilakukan.

  1. Cobalah untuk mengamatinya selama sepuluh hari terakhir Ramadhan, ketika matahari terbit, sepanjang siang dan malam.
  2. Pada malam-malam tersebut, seseorang dapat menghabiskan waktunya yang secara kolektif dan/atau individual melaksanakan kegiatan-kegiatan berikut:
  3. Membaca Quran.
  4. Melaksanakan sholat Nafl (sunah) setelah Tarawih.
  5. Mengingat Alloh atau berzikir.
  6. Berdoa untuk diri sendiri dan untuk orang lain.
  7. Merenungkan alam semesta, penciptaan langit dan bumi:

“…dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi.” (Ali Imran:191)

  1. Membaca buku hadits untuk menikmati ucapan-ucapan Nabi Muhammad (SAW).
  2. Membaca Tafsir Quran.
  3. Memberikan amal kepada orang lain, jika mampu.
  4. Mencoba untuk menjelaskan Islam, jika mengetahui sesuatu tentannya, kepada orang-orang di sebelahmu sehingga mereka akan mendapatkan keuntungan darimu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *