11 February 2020

Peran Orang Tua Dalam Mengontrol Gadget Anak

Peran Orang Tua Dalam Mengontrol Gadget Anak

Perkembangan teknologi digital akhir-akhir ini banyak mempengaruhi perkembangan komunikasi baik dalam lingkungan masyarakat maupun keluarga, yang semula telepon seluler hanya sebagai alat komunikasi sederhana tapi belakangan ini mengalami kemajuan yang cukup signifikan yang merubah alat komunikasi menjadi ponsel pintar yang disematkan fitur-fitur game,media sosial, browser, youtube, dan juga play store sebagai sarana untuk menambahkan fitur aplikasi yang diinginkan oleh penggunanya. Tak bisa dipungkiri, dengan banyaknya manfaat yang disematkan dalam telepon pintar sangatlah menunjang dalam membantu kita yang tidak hanya sebagai sarana komunikasi tetapi juga sangat membantu kita dalam bekerja dan beraktifitas sehari-hari, yang menjadikan gadget tidak lagi menjadi salah satu barang mewah dan berharga meskipun dengan harga yang relatif tinggi melainkan menjadi barang wajib  yang harus dimiliki sebagai menunjang aktifitas kita sehari-hari.

Gadget memiliki dampak positif dan negatif bagi penggunanya, dampak positif gadget memudahkan kita dalam mengakses informasi dan membantu menambah relasi dan mendorong produktivitas pekerjaan kita. Namun suatu hal yang positif tidak serta merta selalu berdampak baik, tergantung dari kita sebagai pengguna harus senantiasa bijak dalam penggunaan dan tidak boleh lalai terhadap dampak negatifnya, terutama bagi kita yang mempunyai anak yang menginjak remaja harus extra hati-hati agar buah hati kita tindak menjadi korban dari dampak negatif kemajuan teknologi dari gadget.

Berikut beberapa tips sebagai upaya kontrol terhadap penggunaan gadget pada anak:

  1. Orang tua dituntut paham dalam hal internet dan media sosial, sehingga bisa menjadi teman diakun medsosnya, sehingga anak menyadari akan postingannya yang diawasi oleh orang tuanya, dan ada kesepakatan dengan anak tentang keterbukaan password baik dalam gadget maupun akun medsos.
  2. Orang tua harus merubah pengaturan privasi dalam setiap aplikasi dimedsos anak, suatu contoh dalam WhatsApp terdapat pengaturan privasi untuk mengaktifkan pengaturan jam terakhir aktif sehingga orang tua tahu waktu terakhir WhatsApp digunakan, serta memastikan pengaturan update statusnya untuk semua kontak yang tersimpan, jangan sampai kontak kita sebagai orang tua menjadi pengecualian dari pembaharuaan status anak kita.
  3. Mengakses medsos anak diperangkat orang tua, misal dengan cara login di akun Facebook anak dan login di WhatsApp anak dengan cara memindai kode QR untuk login WhatsApp anak menggunakan laptop orang tua.
  4. Mengaktifkan privasi bawaan aplikasi dengan cara mengaktifkan pengaturan kontrol orang tua, baik itu di browser, youtube, play store, dll, serta memasang aplikasi pemboklir konten negatif dengan tujuan agar konten yang diakses anak sesuai dengan batasan usianya dan konten-konten negatif terfilter secara otomatis dari aplikasi tersebut.
  5. Memberlakukan pembatasan penggunaan gadget pada waktu tertentu, sehingga waktu belajar, waktu istirahat dan waktu berkumpul dengan keluarga tidak terganggu oleh penggunaan gadget.
  6. Mengedukasi anak dalam memanfaatkan perangkat gadget, serta menanamkan pondasi agama yang kuat terhadap anak, Sehingga bisa mencegah anak kecanduan gadget, mencegah anak manja malas belajar serta anti sosial dll.

Sebagai orang tua diera digital kita harus cerdas dan bisa berperan penting dalam hal sosialisai dan pengendalian terhadap buah hati kita dalam mendidik berperilaku dan mengasuh sekaligus sebagai kontrol sosial terhadap penggunaan gadget anak-anak kita agar tetep santun dan berkepribadian mulia dalam tingkah laku serta mengedepankan etika yang selalu mengedepankan nilai-nilai luhur bangsa. Demikian tips peran penting orang tua dalam mengontrol gadget anak kita, terima kasih.

Writer: Heri Susanto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *