Penerapan K3

Penerapan K3

Nusantara Traissr – Penerapan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) memiliki 3 (tiga) tujuan dalam pelaksanaannya berdasarkan Undang-Undang No 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. 3 (tiga) tujuan utama penerapan K3 berdasarkan Undang-Undang No 1 Tahun 1970 tersebut antara lain :

  1. Melindungi dan menjamin keselamatan setiap tenaga kerja dan orang lain di tempat kerja.
  2. Menjamin setiap sumber produksi dapat digunakan secara aman dan efisien.
  3. Meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas Nasional.

Dari penjabaran tujuan penerapan K3 di tempat kerja berdasarkan Undang-Undang nomor 1 Tahun 1970 tersebut, maka terdapat harmoni mengenai penerapan K3 di tempat kerja antara Pengusaha, Tenaga Kerja dan Pemerintah/Negara.

Sehingga di masa yang akan datang, baik dalam waktu dekat ataupun nanti, penerapan K3 di Indonesia dapat dilaksanakan secara nasional dari Sabang sampai Meraoke.

Seluruh masyarakat Indonesia sadar dan paham betul mengenai pentingnya K3 sehingga dapat melaksanakannya dalam kegiatan sehari-hari baik di tempat kerja maupun di lingkungan tempat tinggal.

 

Cara Menjaga Kesehatan Mata Karena Terlalu Lama Bekerja Di Depan Layar

Cara Menjaga Kesehatan Mata Karena Terlalu Lama Bekerja Di Depan Layar

Nusantara Traisser – Kita terkadang sering lupa untuk merawat kesehatan mata. Padahal mata termasuk dalam lima indera terpenting dalam tubuh manusia. Tanpa mata, kita tidak bisa melihat keindahan dunia dan wajah orang-orang terdekat kita. Untuk memastikan mata tetap sehat seiring dengan bertambahnya usia, berikut adalah sepuluh cara merawat kesehatan mata, seperti dilansir Ehow.

  1. Makan banyak buah-buahan dan sayuran

Wortel sarat akan beta karoten yang sangat membantu dalam menjaga kesehatan mata. Itu dikarenakan beta karoten merupakan antioksidan yang dapat mengurangi risiko degenerasi makula.

  1. Hindari memakai lensa kontak selama lebih dari 19 jam

Hal ini dapat menyebabkan kerusakan mata permanen serta ketidaknyamanan pada mata Anda. Jangan pula memakai kacamata terlalu lama.

  1. Kurangi penggunaan tetes mata

Mengurangi pemakaian obat tetes mata. Menggunakan tetes mata untuk mengatasi mata merah boleh saja, namun hanya sesekali. Jika berlebihan, itu malah akan merusak kesehatan mata Anda.

  1. Gunakan mentimun

Gunakan mentimun untuk mengompres kelopak mata Anda. Taruh irisan mentimun yang dingin dan lembut di atas kelopak mata selama 10 menit sebelum tidur di malam hari untuk mencegah bengkak.

  1. Pakailah kacamata hitam pelindung UV

Gunakan lensa yang terpolarisasi, bukan hanya sekadar lensa yang gelap. Kacamata hitam pelindung UV diperlukan untuk melawan paparan dari sinar matahari.

  1. Hindari duduk terlalu lama di depan computer

Untuk menjaga kesehatan mata, cobalah untuk tidak menghabiskan terlalu banyak waktu di depan layar komputer. Hal itu dapat membuat mata lelah.

  1. Kenakan kacamata di saat yang tepat

Pastikan untuk memakai kacamata atau memakai pelindung mata lainnya ketika bekerja di sekitar bahan kimia atau tempat dengan partikulat udara yang berbahaya.

  1. Jangan membaca dalam cahaya redup

Untuk menjaga kesehatan mata, hindari membaca dalam cahaya lampu yang redup yang bisa menyebabkan ketegangan mata. Jika mata terasa lelah, berhenti untuk sementara waktu dan beristirahat.

  1. Jangan langsung melihat cahaya yang terlalu terang

Jangan langsung melihat cahaya yang terlalu terang. Jangan fokuskan mata Anda pada sinar matahari, karena dapat merusak mata Anda.

  1. Melatih mata dan membuatnya untuk bersantai

Cobalah memfokuskan mata pada suatu obyek yang dekat dengan Anda, sebuah obyek yang agak jauh. Ulangi proses ini beberapa kali.

Duduklah, tempatkan siku di pinggul, tutup mata dan tutup mata dengan telapak tangan Anda. Jauhkan telapak tangan yang menutupi mata Anda selama 10 detik. Buka mata Anda dan ulangi seperlunya.

Inilah sepuluh cara untuk menjaga kesehatan mata. Ingat, lebih baik mencegah daripada mengobati. Rawatlah mata Anda karena tanpa itu Anda tidak akan bisa melihat indahnya dunia.

Mengenal Norma K3

Mengenal Norma K3
Norma dalam K3 
Norma-norma yang harus dipahami dalam k3 adalah  :
  • Aturan yang berkaitan dengan keselamatan dan kesehatan kerja.
  • Diterapkan untuk melindungi tenaga kerja.
  • Resiko kecelakaan  dan  penyakit  kerja.
  • Tujuan norma-norma dalam kesehatan dan keselamatan kerja adalah agar terjadi keseimbangan  dari  pihak  perusahaan  dan  dapat  menjamin   keselmatan  pekerja.
Dasar  hukum K3  antara lain adalah:  UU  No.1  tahun  1970,  UU  No.21  tahun   2003,  UU  No.13 tahun 2003, Peraturan Menteri  Tenaga  Kerja  RI  No.  PER-5/ MEN/1996. Untuk  mewujudkan perlindungan  keselamatan  kerja,  maka  pemerintah telah   melakukan  upaya  pembinaan  norma di bidang  ketenagakerjaan. Dalam   pengertian pembinaan norma  ini  sudah  mencakup  pengertian pembentukan, penerapan dan  pengawasan  norma itu sendiri. Ditinjau dari segi keilmuan, keselamatan  dan  kesehatan  kerja  diartikan  sebagai ilmu  pengetahuan  dan  penerapannya  dalam usaha  mencegah  kemungkinan  terjadinya  kecelakaan  dan  penyakit  akibat  kerja.  Keselamatan dan  kesehatan kerja  harus diterapkan  dan  dilaksanakan  di  setiap  tempat  kerja  atau   perusahaan.
Tempat Kerja 
Tempat kerja  adalah  setiap  tempat yang di  dalamnya terdapat dan memenuhi 3 unsur  kriteria yang dipersyaratkan  dalam  dunia  industri:
  1. Adanya suatu usaha, baik itu usaha yang bersifat ekonomis maupun sosial.
  2. Adanya sumber bahaya.
  3. Adanya tenaga kerja yang bekerja di dalamnya, baik secara terus menerus maupun hanya sewaktu-waktu.
Undang-undang No.1 Tahun  1970 menetukan  bahwa  tempat-tempat yang dimaksud dengan tempat kerja  adalah  tempat-tempat  di  darat,  di  dalam  tanah,   di  permukaan  air,  di  dalam  air maupun di  udara  yang berada  di wilayah kekuasaan hukum Negara Kesatuan  Republik Indonesia.
Rangkuman
  1. Tujuan norma-norma dalam kesehatan dan keselamatan kerja adalah agar terjadi keseimbangan  dari  pihak  perusahaan  dan  dapat  menjamin   keselamatan  pekerja.
  2. Ditinjau  dari  segi  keilmuan, keselamatan  dan  kesehatan  kerja  diartikan   sebagai  ilmu pengetahuan dan penerapannya dalam usaha  mencegah   kemungkinan  terjadinya  kecelakaan dan  penyakit  akibat  kerja.
  3. Tempat  kerja  adalah  setiap  tempat  yang di  dalamnya  terdapat  dan  memenuhi 3 unsur kriteria  yang  dipersyaratkan  dalam  dunia  industri  :
  • Adanya suatu usaha,  baik  itu  usaha  yang  bersifat  ekonomis  maupun  sosial.
  • Adanya sumber bahaya.
  • Adanya tenaga kerja yang bekerja  di  dalamnya,  baik  secara  terus  menerus  maupun  hanya  sewaktu-waktu.

Mengenal Lebih Dekat Tentang E-Learning

Mengenal Lebih Dekat Tentang E-Learning

Apa Itu E-Learning?

E-learning merupakan gabungan dari 2 kata, yakni electronic dan learning. Secara harfiah, e-learning adalah pembelajaran secara elektronik atau proses belajar mengajar yang dilakukan secara online. Dalam praktiknya, e-learning memanfaatkan teknologi informasi sebagai sarana belajarnya.

Sama seperti prinsip online pada media lainnya, proses belajar mengajar dalam e-learning jadi bisa dilakukan oleh siapapun, dimana pun, dan kapanpun. Jadi, meskipun kamu dan pengajar tinggalnya berjauh-jauhan, enggak akan jadi masalah, Bahkan beda negara pun tak jadi rintangan karena belajar dilakukan secara online.

Umumnya, e-learning dilakukan melalui media perantara internet berbasis web. Jadi, semua materi, kuis, dan bahan ajar bisa kamu akses melalui sebuah situs web.

Mengapa E-Learning Dibutuhkan dalam Pembelajaran?

Sebenarnya terlepas dari ada atau tidaknya pandemik COVID-19, e-learning memang sudah seharusnya diterapkan, lho. Mengapa? Supaya proses belajar mengajar tidak ketinggalan tren alias kudet. 

Selain untuk mengikuti perkembangan zaman dan teknolgi, e-learning dibutuhkan dalam pembelajaran karena punya banyak sekali manfaat menguntungkan. Apa saja?

1. Efisiensi Biaya

Bayangkan, dengan proses belajar e-learning, kamu dan pengajar jadi enggak perlu keluar rumah. Kamu bisa buka gadget di rumah atau di manapun kamu berada, sehingga bisa menghemat biaya transport, uang makan, atau uang jajan lainnya. Selain itu, kamu pun enggak perlu membeli buku cetak karena bahan ajar sudah bisa diunduh di gadget. 

2. Bisa Atur Waktu Sendiri

Pada dasarnya, belajar secara online tidak membutuhkan keharusan untuk on time layaknya kelas biasa. Kamu bisa mengatur waktu sendiri kapan saat yang tepat untuk mengakses situs web e-learning dan mempelajari hal-hal di dalamnya.

3. Bisa Networking

Eits, kata siapa kalau kelas online atau situs web e-learning enggak bisa bikin kamu gaul? Ternyata, dengan belajar online pun kamu  masih bisa networking, lho, malah jaringan pertemanannya bisa lebih luas lagi. Lewat situs web, semua orang dari manapun bisa kamu temui. Bahkan kadang-kadang, ada pula komunitas e-learning sendiri yang bisa kamu ikuti untuk saling bertukar informasi.

4. Tidak Ketinggalan Perkembangan Zaman

Terakhir, kenapa e-learning dibutuhkan dalam pembelajaran ialah supaya proses belajar mengajar jadi enggak kudet alias kurang update. Hampir semua sektor sudah memiliki situs online guna mengikuti perkembangan zaman dan kebutuhan manusia. Maka, tak ada salahnya kalau proses belajar pun ikut menjadi berbasis online supaya bisa menjangkau lebih banyak siswa.

Cara Menggunakan E-Learning

Sebetulnya cara menggunakan e-learning berbeda-beda, tergantung dari situs webnya sendiri, Hanya saja, secara umum biasanya langkah-langkah ini yang harus kamu ikuti:

  • Buka situs web e-learning-nya.
  • Daftarkan diri dengan mengisi alamat e-mail dan password.
  • Mengisi data diri seperti nama lengkap, alamat rumah, alamat sekolah, dan lain-lain.
  • Mendapatkan e-mail balasan dari situs web e-learning terkait berhasil atau tidaknya pendaftaran kamu. Jika berhasil, kamu akan diminta untuk verifikasi e-mail.
  • Apabila situs web e-learning itu berbayar, kamu akan diminta mentransfer sejumlah uang terlebih dahulu.
  • Setelah pembayaran atau pendaftaran berhasil, kamu bisa mengakses situs web e-learning tersebut kapan pun dan di mana pun.

Apa Itu Blended Training ?

Apa Itu Blended Training ?

Nusantara Traisser – Saat ini program e-learning sedang menjadi perbincangan hangat di dunia pendidikan, seiring bertambah canggihnya teknologi akan mempengaruhi metode pembelajaran dan akan semakin cangih pula.

Regulasi untuk e-learning saat ini juga sedang digodok oleh pemerintah, seperti yang diungkapkan oleh Mentri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir mengatakan “regulasi penyelenggaraan e-learning atau kuliah secara daring dalam waktu dekat akan diterbitkan pemerintah.”

Untuk beralih dari model pembelajaran tatap muka atau bertemu secara langsung, lalu berubah menjadi daring (online) itu sangat membutuhkan effort dan biaya yang tidak sedikit. Namun ini bisa dimulai dengan model Blended Learning. Apa itu blanded learning? Model Blended Learning adalah pada dasarnya merupakan gabungan keunggulan pembelajaran yang dilakukan secara tatap-muka dan secara virtual.

Menurut Semler (2005) “Blended learning combines the best aspects of online learning, structured face-to-face activities, and real world practice. Online learning systems, classroom training, and on-the-job experience have major drawbacks by themselves. The blended learning approach uses the strengths of each to counter the others’ weaknesses.”

Blended learning adalah sebuah kemudahan pembelajaran yang menggabungkan berbagai cara penyampaian, model pengajaran, dan gaya pembelajaran, memperkenalkan berbagai pilihan media dialog antara fasilitator dengan orang yang mendapat pengajaran. Blended learning juga sebagai sebuah kombinasi pengajaran langsung (face-to-face) dan pengajaran online, tapi lebih daripada itu sebagai elemen dari interaksi sosial.

Blended learning merupakan pembelajaran yang didukung oleh kombinasi efektif dari cara penyampaian, cara mengajar dan gaya pembelajaran yang berbeda serta ditemukan pada komunikasi terbuka diantara seluruh bagian yang terlibat dengan pelatihan”. Sedangkan untuk keuntungan dari penggunaan blended learning sebagai sebuah kombinasi pengajaran langsung (face-to-face) dan pengajaran online, tapi lebih daripada itu sebagai elemen dari interaksi sosial yaitu:

a. Adanya interaksi antara pengajar dan mahasiswa
b. Pengajaran pun bisa secara online ataupun tatap muka langsung
c. Blended Learning = combining instructional modalities (or delivery media),
d. Blended Learning = combining instructional methods

Manfaat dari penggunaan e-learning dan juga blended learning dalam dunia pendidikan saat ini adalah e-learning memberikan fleksibilitas dalam memilih waktu dan tempat untuk mengakses pelajaran. mahasiswa tidak perlu mengadakan perjalanan menuju tempat pelajaran disampaikan, e-learning bisa dilakukan dari mana saja baik yang memiliki akses ke Internet ataupun tidak.

E-learning memberikan kesempatan bagi mahasiswa secara mandiri memegang kendali atas keberhasilan belajar. Pembelajar bebas menentukan kapan akan mulai, kapan akan menyelesaikan, dan bagian mana dalam satu modul yang ingin dipelajarinya terlebih dulu. Seandainya, setelah diulang masih ada hal yang belum ia pahami, pembelajar bisa menghubungi instruktur, nara sumber melalui email, chat atau ikut dialog interaktif pada waktu-waktu tertentu. Bisa juga membaca hasil diskusi di message board yang tersedia di LMS (Learning Management System).

Lalu Perguruan Tinggi seperti apa yang cocok melakukan Blended Learning?

1. Kesulitan membuat konten e-learning yang menarik
2. Mempunyai masalah kapasitas dosen dan ruangan
3. Mahasiswa yang waktunya terbatas (karyawan)
4. Literasi Teknologi Dosen dan Mahasiswa cukup bagus
5. Mahasiswa & Dosen Punya koneksi internet yang reliable
6. Biaya penyelengaraan perkuliahan jauh lebih murah

Blended learning memberikan kesempatan yang terbaik untuk belajar dari kelas transisi ke elearning. Blended learning melibatkan kelas (atau tatap muka) dan belajar online. Metode ini sangat efektif untuk menambah efisiensi untuk kelas instruksi dan memungkinkan peningkatan diskusi atau meninjau informasi di luar ruang kelas.

ONLINE TRAINING SERTIFIKASI AHLI KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA UMUM (AK3U) BNSP 2020

ONLINE TRAINING SERTIFIKASI AHLI KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA UMUM (AK3U) BNSP 2020

Nusantara Traisser akan mengadakan Online Training Ahli Keselamatan & Kesehatan Kerja Muda (BNSP) – Online System

Mari sobat segera daftarkan diri anda pada pelatihan ini yang akan dilaksanakan pada tanggal 16 – 28 November 2020.
Pelatihan ini akan dilaksanakan secara online dengan biaya:
Rp. 4.250.000,-
Biaya sudah termasuk:
E-Materi & Sertifikat dari BNSP
Untuk pendaftaran dan info lebih rinci silahkan hubungi kami :
Bagus : 0812 9124 8969
Mita : 0811 3185 601
Ayo bergabung bersama kami.

Online Training SERTIFIKASI AHLI KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA UMUM (AK3U) KEMNAKER 2020

Online Training SERTIFIKASI AHLI KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA UMUM (AK3U) KEMNAKER 2020

Nusantara Traisser akan mengadakan Sertifikasi Ahli Keselamatan  & Kesehatan Kerja Umum (AK3U) KEMNAKER secara Online.

Training AHLI K3 Umum ini adalah Program KEMNAKER untuk mempersiapkan Ahli K3 di Perusahaan yang dapat membantu mengembangkan K3 di Perusahaa.

Pelatihan ini dirancang ntuk memenuhi Peraturan Perundangan yang telah disyaratkan, bahwa sebagai mana pelaksana ketentuan pasal 1 ayat (6) dan pasal 5 ayat (2) Undang – Undang No.1 Tahun 1970 tentang keselamatan kerja, perlu adanya keberadaan seseorang Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Perusahaan tempat kita bekerja.

Metodologi Pelatihan :

  • Presentasi
  • Diskusi
  • Simulasi / Studi Kasus
  • Praktek

 

Materi Pelatihan : 

  • Kebijakan K3
  • Prinsip Dasar K3
  • Undang – Undang No.1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja
  • Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja
  • Sistem Manajemen K3
  • Audit Sistem Manajemen K3
  • Manajemen Resiko
  • Pengawasan K3 Pesawat Uap
  • Pengawasan K3 Bejana Tekan
  • Pengawasan K3 Mekanik
  • Pengawasan Kesehatan Kerja
  • Pengawasan Lingkungan Kerja
  • Pengawasan Konstruksi Bangunan
  • Pengawasan K3 Listrik
  • Pengawasan K3 Penanggulangan Kebakaran
  • Analisa Kecelakaan Kerja
  • Statistik dan Laporan Kecelakaan
  • Asosiasi Ahli K3
  • Praktek Kerja Lapangan
  • Seminar
  • Pre Test & Post Tes

 

Jumlah Investasi & Include Perlengkapan : Rp. 5.900.000,- / Orang

  • Materi Pelatihan ( Hand out )
  • Alat Tulis
  • Tas
  • Kaos
  • Topi
  • Sertifikat, Lisensi K3 dan SKP dari KEMNAKER RI

 

Persyaratan Peserta:

  • Berpendidikan Min D3 / S1
  • Foto Copy Ijazah Terakhir
  • Surat Keterangan dari Perusahaan
  • Pas Foto Berwarna 2×3 dan 3×4 sebanyak 4 Lembar

 

Durasi Pelatihan : 12 Hari

Contact Person : 

Mita     : 0811-3185-601

Bagus : 0812-9124-8969

Blended Training Operator Forklift Surabaya 22 – 24 October 2020

Blended Training Operator Forklift Surabaya 22 – 24 October 2020

Nusantara Traisser akan mengadakan Pelatihan Pembinaan dan Sertifikasi Operator Forklift  dengan Metodologi Pembelajaran Blended :

  • Presentasi
  • Diskusi
  • Simulasi / Studi Kasus
  • Praktek Lapangan

 

Materi yang akan disampaikan meliputi hal :

  • Peraturan dan Perundangan
  • Keselamatan Kerja Pengoperasian Forklift
  • Pengetahuan Forklift Beserta Faktor yang Terkait
  • Memperkirakan Berat, Aba Aba dan Simbol Barang
  • Pengukuran Kapasitas dan Beban Forklift
  • Pengerak Bagian Bawah ( Power Train )
  • Prinsip Kerja dan Perlengkapan Sistem Hidrolik
  • Prosedur dan Pengoperasian yang aman
  • Pemeliharaan dan Pemeriksaan yang aman
  • Tanggung Jawab Operator
  • Praktek Lapangan
  • Evaluasi Teori

 

Jumlah Investasi & Include Perlengkapan : Rp. 3.500.000, 

  • Materi Pelatihan ( Hand out )
  • Alat Tulis
  • Tas
  • Kaos
  • Topi
  • Makan Siang & 2x Coffe Break

 

Durasi Pelatihan: 3 Hari

Contact Person:

  • Bagus: 0812 9124 8969
  • Mita   : 0811 3185 601

Blended Training Operator Forklift Surabaya