Peran Teknologi Pada Pekerja Safety di Era Industri 4.0

Peran Teknologi Pada Pekerja Safety di Era Industri 4.0

Beberapa dari kalian mungkin belum mengerti tentang apa itu Revolusi Industri 4.0, Admin akan ceritakan sedikit tentang Revolusi Industri, Revolusi Industri adalah perubahan atau transisi dari Pekerja manusia ke Pekerja Mesin.

Hal ini sendiri sudah mulai terlihat semenjak Revolusi Industri pertama dilakukan dengan menggantikan manusia dengan menggunakan mesin bertenaga Air dan juga Uap.

Lain waktu Admin akan membahas tentang Sejarah Revolusi Industri lebih mendalam, kali ini kita kembali ke Industri 4.0 dimana pada Industri ini dipusatkan pada perubahan teknologi digital.

Umumnya Industri 4.0 berpusat pada otomatisasi dan pertukaran data teknologi, beberapa fokus dari hal ini adalah Internet Of Thing (IoT), Industrial Internet Of Thing (IIoT), Artificial Intelligance (AI), dan lainnya.

Pada industri ini menciptakan sistem manufaktur di mana mesin pada pabrik nantinya akan dilengkapi dengan konektivitas nirkabel dan sensor untuk memantau dan memvisualisasikan seluruh proses produksi.

Bahkan pembuatan keputusan secara otonomi nantinya juga bisa dilakukan langsung oleh mesin-mesin tersebut dan pihak manusia hanya perlu untuk mengawasi saja atau memberikan arahan dari jarak jauh.

Selain itu, konektivitas nirkabel dan augmentasi mesin nantinya akan sangat maju dengan peluncuran penuh 5G. Sehingga, hal ini akan memberikan waktu respons yang lebih cepat, memungkinkan komunikasi secara real-time antar sistem.

Revolusi industri keempat juga terkait dengan teknologi kembar digital atau teh digital twin technology. Teknologi ini dapat membuat versi virtual dari instalasi, proses dan aplikasi yang terdapat pada dunia nyata. Versi virtual ini kemudian dapat diuji sehingga lebih efektif, bermanfaat, dan hemat biaya.

Hal menarik dari teknologi ini adalah tentang adanya versi virtual, dimana kita dapat membuat teknologi ini bisa berjalan secara real time di dunia nyata dan ditautkan, melalui internet of things.

Hal ini memungkinkan sistem cyber-fisik untuk berkomunikasi dan bekerja sama satu sama lain dan membuat pertukaran data secara real time.

Teknologi ini juga dapat digabungkan dan diproses secara otomatisasi untuk manufaktur Industri 4.0. Sebagai tambahan, otomatisasi ini mencakup interkonektivitas antara proses, transparansi informasi, dan bantuan teknis untuk keputusan desentralisasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *