Pentingnya Stretching Saat Bekerja Di Kantor

Pentingnya Stretching Saat Bekerja Di Kantor

Stretching atau peregangan adalah sebuah kegiatan fisik yang berguna untuk melemaskan otot – otot kaku yang ada pada badan kita, lalu apa sih penting Stretching ketika bekerja di dalam kantor ? Jadi ketika kita melakukan pekerjaan didalam kantor kebanyakan dari kita akan selalu menggunakan posisi duduk.

Bahkan tidak jarang sampai lama sekali kita duduk dan memandangi komputer sambil mengerjakan tugas kita dibelakang layar, nah apakah kalian tahu efek buruk yang terjadi jika kalian berlama – lama di depan komputer dan tidak melakukan stretching untuk peregangan otot kalian ?

Biasanya punggung kita akan terasa sakit dan juga tidak enak saat bergerak, bahkan cenderung leher dan pinggul kita juga sakit karena kelamaan duduk, ini karena aliran darah terhambat dan tidak mengalir rata ke beberapa bagian tubuh, ditambah lagi posisi buruk saat kita duduk membuat hal ini menjadi lebih parah.

Peregangan atau stretching di tengah padatnya jam kerja mampu digunakan untuk menjaga fleksibilitas otot pada tubuh kita. Apalagi jikalau pekerjaan kalian menuntut kalian untuk duduk di depan komputer selama berjam-jam dan melakukan gerakan yang monoton, Gerakan-gerakan sederhana yang diajarkan dari stretching memang mudah dipraktikan, Lantas, mengapa stretching saat bekerja dianggap mampu menyehatkan tubuh para pegawai kantoran?

  • Stretching yang dilakukan dengan tepat mampu melancarkan aliran darah pada tubuh kita, Terlalu lama bekerja dalam posisi monoton akan membuat sirkulasi darah di tubuh Anda agak terhambat dan berpotensi memicu tekanan darah tinggi;
  • Keseimbangan dan koordinasi tubuh juga akan bermasalah kalau kalian jarang menggerakkan tubuh di sela-sela pekerjaan yang kalian lakukan, Jadi, luangkan waktu kalian untuk meregangkan otot tubuh supaya tidak kelelahan atau pegal;
  • Banyaknya tanggung jawab kerja secara perlahan akan mengurangi performa tubuh Anda kalau tidak diimbangi olahraga yang cukup, Stretching dianggap membantu menjaga dan juga meningkatkan kinerja dan kebugaran tubuh Anda selama mengerjakan tumpukan tugas;
  • Kekakuan otot di sekitar pinggul dan punggung bagian bawah pastinya akan mengganggu Anda sepanjang beraktivitas. Untuk menurunkan sensasi nyeri tersebut, Anda dapat melakukan latihan fisik ringan seperti peregangan secara teratur minimal setiap 3 jam sekali.
  • Tekanan kerja yang tinggi tak hanya memberi dampak buruk terhadap fisik, tetapi juga mental seperti stres berkepanjangan. Stretching akan menurunkan gangguan tersebut berkat lancarnya sirkulasi darah yang mendistribusikan oksigen dan nutrisi ke otak Anda.

Cara Stretching Saat Dalam Kondisi Bekerja

Biasanya banyak karyawan yang akan mengeluhkan tentang Keterbatasan ruang di kantor kadang dijadikan alasan pegawai kantor yang ingin berolahraga, padahal stretching bisa diterapkan lewat gerakan-gerakan simple saja. kalian dapat memulainya dengan melenturkan leher ke depan-belakang, kanan-kiri, juga menoleh pelan-pelan. Selanjutnya, putar bahu ke depan dan belakang beberapa kali. Kemudian, putar pergelangan tangan dan kaki secara bergantian dan arahnya berlawanan arah.

Selain itu, jaga postur tubuh Anda selama duduk di depan komputer. Pasalnya, posisi badan yang kurang tepat berpotensi mengganggu kinerja otot hingga tubuh. Jika memungkinkan, gunakan tangga alih-alih lift agar Anda lebih banyak bergerak. Jalan kaki akan menjaga stamina tubuh Anda lebih stabil di tengah kesibukan.

Bekerja yang Beretika adalah Jihad

Bekerja yang Beretika adalah Jihad

Bekerja adalah aktivitas mulia yang patut dilakukan seluruh manusia termasuk seorang muslim dimanapun berada. Sebab, di dalam islam bekerja atau mencari nafkah berarti melakukan aktivitas bermanfaat bagi diri sendiri ataupun orang lain. Dan juga rasulullah SAW menegaskan, bekerja mencari nafkah adalah termasuk jihat dijalan Allah.

Dan tidak lantas merendahkan jihad dalam arti berperang. Dalam risalah Islam, semua jenis jihad adalah mulia, baik mencari nafkah, berperang melawan musuh-musuh Islam dan kaum muslim, menyebarkan kebenaran Islam, maupun jenis jihad lainnya.

Tentunya dalam bekerja haruslah dengan beretika. Etika dalam mencari harta itu penting, yang telah dijelaskan dalam hadits yang artinya : Dari Jabir bin Abdullah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda “ wahai manusia bertaqwalah kepada Allah dan berbuatlah baik dalam mencari harta karena sesungguhnya jiwa manusia tidak akan puas atau mati hingga terpenuhi rezekinya walaupun ia telah mampu mengendalikannya (mengekangnya), maka bertaqwalah kepada Allah SWT dan berbuat baiklah dalam mencari harta, ambillah yang halal dan tinggalkan yang haram”. (HR Ibnu Majah).

Maksudnya adalah perilaku manusia dalam memenuhi kebutuhannya tidak terbatas dan tidak selalu merasa puas, dan untuk memenuhi semua kebutuhan yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang terbatas yaitu uang, atau nama lainnya Al-Mal, dalam termologi syariat, para ulama’ memformulasikan al mal dengan rumusan yang berbeda-beda antara yang satu dengan yang lain. Dilihat dari jenisnya Al Mal dibedakan ke dalam 2 macam ada yang berbentuk mata uang yang lazim dan ada pula yang berbentuk barang atau benda dan jasa yang popular. Diantara fungsi harta kekayaan adalah untuk pembiayaan hidup dan kehidupan.

Dalam mewujudkan nilai nilai ibadah dalam bekerja oleh setiap manusia diperlukan adab dan etika, jujur dan amanah merupakan etika yang dalam bekerja, karena pekerjaan yang dilakukannya itu merupakan amanah dan yang akan dipertanggungjawabkan kelak atas apa pekerjaan yang dilakukannya. Jujur dalam bekerja adalah dengan tidak mengambil sesuatu yang bukan menjadi haknya, tidak curang dan harus obyektif. Dan akhlak juga termasuk etika karena akhlak merupakan ciri kesempurnaan iman seorang muslim, dan tutur kata yang sopan dan bijak. Dan tidak boleh melanggar prinsip-prinsip syariat seperti menjual barang yang haram, riba, membuat fitnah dalam persaingan, prinsip-prinsip tersebut mengakibatkan dosa dan tidak berkahnya harta. Dan yang paling penting juga harus menghindari keraguan atau samar dalam kehalalan dan keharaman.

Para pekerja, pedagang pengusaha, dan profesi lain bila dari kedalaman hati berniat memberikan manfaat dari kerja yang dilakukan, posisinya sama dengan jihad. Apapun profesi asalkan diperoleh dengan halal, pekerjaan itu merupakan bentuk ibadah yang besar pahalanya. Allah SWT berfirman, dalam QS Al An’am 34, yang artinya : “katakanlah: wahai kaumku bekerjalah sekuat kemampuanmu, sesungguhnya akupun berbuat demikian. Kelak kamu akan mengetahui, siapakah yang memperoleh hasil yang baik dari dunia ini. Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu tidak mendapatkan keberuntungan.” (QS Al An’am 34).

Bagi seorang pekerja keras Allah SWT akan mengganti setiap tetesan keringatnya tak hanya dengan materi di dunia tetapi juga dengan pahala di akhirat kelak. Islam menghormati pekerja yang keringatnya membasahi tubuh, dari pada peminta -minta yang mengharap belas kasih orang lain. Dengan bekerja kita seolah sedang berupaya menciptakan kekuatan umat Islam di kancah global. Karena itulah, tak heran apabila bekerja diposisikan sebagai salah satu bentuk jihad fi sabilillah.

Prosedur Pemeriksaan dan Pengujian Overhead Crane

Prosedur Pemeriksaan dan Pengujian Overhead Crane

Pemeriksaan dan pengujian pesawat angkat (crane) dilakukan oleh inspektur pesawat angkat (crane inspector) yang berkualifikasi bersama dengan inspektur Ditjen yang terkait (misal Migas) untuk menyakinkan bahwa crane dapat dioperasikan dengan baik dan aman. pada saat uji beban.

Pemeriksaan dan pengujian dilakukan berdasarkan peraturan, standard sebagai berikut :

  1. Permen ESDM No. 18 Tahun 2018 (untuk Migas Sertfikasi dan Resertifikasi)
  2. ANSI Standard :
    1. B30.2 Overhead and Gantry Crane
    2. B30.11 Monorails and Underhung Crane
    3. B30.16 Overhead Hoist (Underhung)
    4. B30.9 Sling
    5. B30.10 Hook

Lingkup Pemeriksaan dan Pengujian :

Penelaahan atau review dokumen :

Hal ini bertujuan sebagai landasan atau referensi untuk pemeriksaan dan pengujian selanjutnya. Penelaahan atau review dokumen ini meliputi :

  1. Buku Petunjuk pengoperasian & perawatan (Operating manual & maintenance)
  2. Ijin Operasi Operator
  3. Log Book dan History report
  4. Gambar Pesawat Angkat
  5. Sertifikat Bahan
  6. Laporan Inspeksi & Pengujian
  7. Buku Pedoman untuk perawatan & penggunaan yang dikeluarkan oleh pabrik/pemilik
  8. Sertifikat / Legalitas yang lama dari Migas ( Jika ada )

Pemeriksaan visual (visual Inspection) :

Tujuan dari pemeriksaan visual (visual inspection) adalah untuk memferivikasi bahwa pesawat angkat (crane) tersebut terpasang sesuai dengan data-data atau spesifikasi dari fabrik pembuat atau standard. Pemeriksaan ini meliputi :

  1. Struktur : Girder, Gantry, Railway dan Rel
  2. Mesin Derek (winch) : Drum, Rem/brake pada drum
  3. Tali kawat baja (wire rope)
  4. Rantai pengerek (chain hoist)
  5. Hook (pancing) dan Puli (sheave)
  6. Sambungan-sambungan
  7. Piranti pengaman (safety devices) dan peralatan control
  8. Mekanisme pengangkat
  9. Alat penggerak dan Tenaga penggerak
  10. Pendant push botton (Alat pengontrol dari lantai)
  11. Kabin operator (jika ada)
  12. Bolts & Nuts (strength of tying)

Visual Inspection Crane

Pemeriksaan dengan Uji Tanpa Rusak ( NDT /Non Destructive Test) :

Pengujian tidak merusak (Non Destructive Testing) yaitu dilakukan dengan metode pengujian Magnetic Particle Test (MPT)/Dye Penetrant Test (DPT) dan Wire Rope Tester terhadap bagian-bagian yang kritis. Pemeriksaan dengan NDT dilakukan oleh perusahaan NDT (NDT Company) Crane Inspector hanya menyaksikan (witnessed). Pengujian ini meliputi :

  1. Hook
  2. Block
  3. Wedge Socket
  4. Pin
  5. Span atau Girder
  6. Sambungan-sambungan (pada daerah kritis) dan bagian/komponen konstruksi yang pada saat pemeriksaan visual ditemukan kemungkinan adanya cacat-cacat atau keretakan-keretakan
  7. Wire rope test untuk memastikan tidak adanya defect/kelain pada wire rope (tali kawat baja), metode ini menggunakan Wire rope tester.

Pemeriksaan wire rope crane menggunaka Wire rope tester

Pengujian fungsi (function Test) :

Tujuan pengujian ini adalah untuk mengetahui dan memastikan apakah semua alat Pengaman pada pesawat angkat ini dapat bekerja dengan baik. Pengujian ini meliputi :

  • Uji Kecepatan

Untuk mengetahui dan memastikan kecepatan hoisting dan lowering serta berjalan (travelling dan traversing) sesuai dengan data yang ada

  • Uji Alat Pengaman & Penunjuk

Untuk mengetahui dan memastikan fungsi dari :

  • Limit Switch dan Anti two block crane
  • Penunjuk tekanan & temperature
  • Rem hoisting & lowering rem berjalan (travelling dan traversing)
  1. Peralatan control

Untuk memastika bahwa Pendant push botton (Alat pengontrol dari lantai) berfungsi dengan baik dan layak digunakan.

Pengujian Dengan Beban (Load Test)

Pastikan bahwa data mengenai pesawat angkat yang diperlukan sudah di periksa atau di review, serta tidak ada kelainan baik pada saat pengujian menggunakan metode NDT dan uji fungsi. Sebelum pelaksanaan uji beban pengecekan berikut ini harus dilaksanakan :

  • Pengecekan peralatan uji beban (loadcell shackle), beban uji dan peralatan uji optik yang
    digunakan untuk mengukur defleksi main girder saat uji beban meliputi rekaman kalibrasi
    (sertifikat kalibrasi alat).
  • Pastikan alat bantu angkat (lifting gear) yang digunakan layak
  • Sertifikat dan kualifikasi operator crane.
  • Pengecekan area operasi pengujian crane harus bersih dari minyak, baja sraping ataupun kotoran dan halangan lainnya yang membahayakan.

Pengujian dengan beban meliputi :

  • Uji Dynamis

Tujuan pengujian ini adalah untuk mengetahui dan memastikan semua alat pengamannya tetap bekerja dengan baik pada saat mengangkat beban.

Pengujian ini dilaksanakan sewaktu pesawat angkat sedang menaikan, menurunkan atau  mengangkat dan memindahkan beban/barang dengan beban sebesar 25%, 50% dan kurang dari 100% dari beban kerja aman (SWL/Safe Working Load).

Uji Beban Dinamis

Uji Statis

Tujuan pengujian ini adalah untuk mengetahui dan memastikan kekuatan struktur pesawat angkat aman.  Untuk jenis pesawat angkat atas kepala (overhead crane) besar beban maksimum 125%  x  beban aman (SWL/Safe Working Load). Pada pengujian statis beban ditempatkan ditengah girder dan defleksi maksimum yang terjadi tidak boleh lebih besar dari 1/800 x panjang girder (span).

Pada pengujian beban statis, beban ditempatkan pada jarak sekitar 10 Cm di atas tanah (release), kemudian ditahan selama 10 menit dan dilakukan pengecekan kemungkinan terjadinya perubahan bentuk, turun karena kurang berfungsinya sistem mekanikal atau karena breaking sistem tidak berfungsi, dan penyimpangan-penyimpangan terhadap komponen-komponen crane.

Hindari memposisikan beban dengan tinggi yang berlebih pada saat pengujian ini, hal ini bertujuan jika terjadi kegagalan fungsi saat pengujian tidak menyebabkan fatality yang parah.

 

Pengujian yang tersebut pada point (a) dan (b) harus menggunakan Load Cell/Load indicator jika beban yang digunaka tidak diketahui beratnya secara pasti. Beban untuk pengujian tersebut dapat menggunakan Water bag, Concreate atau Pipa yang disesuaikan dengan kondisi pesawat angkat itu berada.

Pemeriksaan Akhir

Tujuan pemeriksaan akhir adalah untuk mengetahui dan memastikan kondisi pesawat angkat setelah dilakukan uji dengan beban. Pemeriksaannya meliputi

1. Pemeriksaan Visual :

  1. Struktur
  2. Kondisi runway & rel
  3. Kondisi gantry
  4. Kondisi girder
  5. Tali Kawat Baja ( Wire Rope )
  6. Periksa semua tali kawat baja yang digunakan pada pesawat angkat ini.

2. Mesin Derek ( Winch ) :

  1. Kondisi drum
  2. Kondisi rem dan drum

3. Pancing ( Hook )

Pemeriksaan Uji Tanpa Rusak ( NDT )

Untuk memeriksa bagian-bagian pada pragraf (6) yang mengalami deformasi atau kerusakan (defect) setelah dilakuakan pengujian beban.

Catatan :

Peraturan, Standard dan Code sebagai acuan sewaktu waktu dapat berubah atau direvisi. Selalu mengacu pada Peraturan, Standard dan Code terbaru.

Writer: Cas

Integritas K3 Bukan Hanya Sekedar Formalitas

Integritas K3 Bukan Hanya Sekedar Formalitas

Keselamatan berasal dari kata selamat yang memiliki arti secara harfiah terhindar dari bahaya dan risiko. Perlu kita ketahui, setiap kegiatan memiliki potensi munculnya bahaya dan risiko. Tanpa kecuali bentuk kegiatan tersebut. Baik di tempat kerja maupun di lingkungan rumah ataupun masyarakat.

Salah besar kalau kita berpikir keselamatan hanya untuk aktivitas di dalam dunia kerja. Padahal di sekitar kita dipenuhi dengan aktivitas yang penuh dengan bahaya. Sebagai contoh : ketika kita akan menyeberang jalan, bahaya apa saja yang mengancam kita pada saat menyeberang.

Sejak kecil kita sudah diajarkan membudayakan keselamatan dalam setiap aspek kehidupan. Jika kita ingat kata-kata dari seorang guru waktu kita masih duduk di sekolah taman kanak-kanak atau sekolah dasar.

Bagaimana seorang guru memberikan suatu nasihat kepada kita untuk selalu berhati-hati ketika berjalan di jalan raya. Kita dikenalkan dengan rambu-rambu lalu lintas dan diharapkan kita pun mematuhi rambu-rambu tersebut.

Namun, apa yang terjadi setelah kita beranjak dewasa. Bagaimana sikap-sikap seorang yang berkepribadian dewasa di jalan raya? Kita tahu dan memahami bahwa rambu-rambu dibuat dengan landasan untuk keselamatan. Namun, berapa banyak pelanggaran yang dilakukan.

Dengan berbagai alasan, mulai dari lupa hingga mengejar waktu hingga tidak sempat melihat rambu-rambu lalu lintas.

Apa yang terjadi dengan pelajaran yang sudah kita terima sejak kecil mengenai keselamatan? Adakah yang salah dengan pengetahuan yang diberikan oleh guru kita kala itu? Kembali ke permasalahan budaya keselamatan. Di Indonesia, budaya keselamatan sudah dibangun sejak kita masih duduk di taman kanak-kanak.

Namun, setelah kita tahu lantas hal tersebut hanya sebagai pengetahuan bagi diri kita saja.

Tetap saja pelanggaran-pelanggaran mengenai keselamatan banyak dilakukan. Hal ini sudah cukup rumit untuk dianalisa. Budaya keselamatan hanya sebagai bentuk slogan, bukan sebagai budaya yang dilakukan oleh setiap individu.

Namun, tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki dan membudayakan keselamatan. Seperti kata-kata bijak: “Hal yang terjadi saat ini adalah bentuk akibat tindakan yang kita lakukan pada hari kemarin.

Begitupun tindakan yang dilakukan pada hari ini, merupakan hal apa saja yang akan kita Terima pada hari esok”. Kalau sekarang kita berpikir sudah terlanjur, maka esok pun akan semakin memperburuk keadaan dan jangan berharap ada perbaikan.

Tidak perlu berpikir kita harus melakukan hal besar dalam membentuk budaya keselamatan. Tidak perlu juga kita menyalahkan pemerintah dengan ketidaktegasannya terhadap undang-undang keselamatan yang dibuat. Tidak perlu juga kita menyalahkan aparat dan penegak hukum, karena mereka lalai dalam menjalankan tugasnya. Saat ini kita hanya perlu pikirkan, hal apa yang bisa kita lakukan mulai dari keluarga kita di rumah sebagai usaha membentuk budaya keselamatan.

Merubah budaya, tentunya dilakukan dari hal yang terdekat dari kita. Hal yang paling dekat adalah keluarga kita. Anak-anak kita di rumah. Seperti yang kita ketahui, buah hati kita adalah masa depan kita. Budaya yang kita sampaikan saat ini ke anak-anak kita merupakan budaya yang akan diterapkan oleh mereka ketika dewasa kelak.

Mari kita budayakan keselamatan mulai dari diri kita sendiri, mulai dari keluarga terdekat kita, dan mulai dari sekarang. Jika setiap keluarga memiliki budaya keselamatan yang bagus, maka sebuah negara yang berisi dari keluarga yang membudayakan keselamatan tentunya akan menjadi sebuah negara yang membudayakan keselamatan.

Membentuk Karakter K3

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah suatu bentuk upaya untuk mencapai situasi perusahaan, dimana pegawai di dalamnya merasa sehat, dan merasa aman dari suatu bahaya maupun risiko yang muncul. Dapat dikatakan pula, tujuan akhir dari suatu program K3 di perusahaan adalah tidak adanya angka kecelakaan kerja. Bahkan hingga tidak adanya angka kesakitan akibat kerja di dalam perusahaan.

Menurut Maslow, di dalam teori hirarki kebutuhan menjelaskan bahwa kesehatan dan juga keselamatan merupakan suatu kebutuhan yang paling mendasar. Namun terkadang hal yang kita butuhkan tidak semuanya terpenuhi. Apalagi kebutuhan-kebutuhan yang bersifat abstrak seperti halnya keselamatan dan kesehatan yang memang belum terjadi.

Seseorang akan cenderung memahami, jika orang tersebut mengalaminya sendiri. Hal ini yang seringkali menjadi permasalahan utama dalam suatu program K3 di perusahaan. Para petugas K3 perusahaan, sering bahkan tidak pernah bosan menjelaskan tentang bahaya dan risiko.

Namun jika di perusahaan yang memang belum pernah mengalami terpapar oleh bahaya dan risiko tersebut, cenderung mengabaikan. “Toh, hal tersebut belum pernah terjadi pada diri saya”. Kalimat tersebut yang sering muncul, hal tersebut menjadi sebuah dilema bagi petugas K3 yang ada.

Pada akhirnya, disatu sisi memang suatu kewajiban dari perusahaan, dilain sisi terkadang petugas K3 kesal dengan ungkapan-ungkapan tersebut.

Kondisi seperti ini memang tidak terjadi di semua perusahaan, apalagi untuk perusahaan besar yang memang K3 itu sudah menjadi prioritas utama.

Segala sesuatu dalam aktivitas selalu dilihat dari aspek keselamatan dan juga kesehatan pekerjanya maupun asset perusahaan yang ada. Ini yang dinamakan perusahaan yang memiliki karakter yang kuat dalam K3. Ini bukan suatu proses yang singkat atau mudah dilakukan. Justru ini hal tersulit dilakukan dalam mengimplementasikan K3 di perusahaan.

Dalam sistem SMK3 dijelaskan hal yang pertama kali dilakukan adalah membangun sebuah komitmen serta tanggung jawab bersama terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja, terutama bagi pimpinan perusahaan. Komitmen dan tanggung Jawab ini merupakan penekanan awal dalam pembentukan karakter. Jika suatu pimpinan perusahaan berkomitmen terhadap K3, maka dalam melihat atau mendengar suatu laporan adanya pelanggaran maka pimpinan ini mesti mengambil sikap dan tindakan yang tegas.

Sikap dan perilaku pimpinan pun dapat menjadi contoh bagi setiap karyawan. Ini yang dinamakan pembentukan karakter.Ibarat anak kecil yang meniru kedua orang tuanya. Setiap ucapan, maupun tindakan ayah dan ibunya yang kelak menjadi sikap dan perilaku si anak tersebut.

Seseorang cenderung akan mencontoh orang yang memiliki power kuat, memiliki pengaruh yang besar, dan dapat dijadikan role model. Hal ini, dapat dilakukan dengan penekanan dari pimpinan perusahaan bagi para atasan, manajer atau level supervisor. Untuk selalu memberikan contoh sikap dan perilaku yang aman, sehat, dan selamat kepada anak buahnya.

Dalam SMK3 juga terdapat klausul yang menjelaskan mengenai implementasi atau penerapan program K3. Salah satu bagian dari program yaitu adanya pengembangan dan pelatihan bagi karyawan terutama terkait aspek K3 di perusahaan. Program ini yang akan mengedukasi karyawan, memberikan pengetahuan yang cukup sehingga tersimpan dalam benak karyawan tentang aspek K3 tersebut.

Pada klausul implementasi, terdapat juga program Komunikasi dan Promosi K3. Para atasan menyampaikan kepada bawahannya tentang aspek bahaya dan risiko yang ada di tempat kerja. Hal ini terkesan sangat membosankan. Akan tetapi ini penting untuk selalu disampaikan kepada pekerja.

Agar pekerja akan selalu ingat dan bahkan dapat mengingatkan rekan kerja jika terdapat penyimpangan atau ketidaksesuaian. Ini yang biasa disebut dengan toolbox meeting atau safety talk yang disampaikan setiap hari.

Kemudian promosi K3 secara regular dilakukan agar pekerja dapat selalu ingat dan lebih memahami tentang aspek-aspek K3 yang di sampaikan.

Bentuk promosi K3 dapat dilakukan dengan visualisasi atau gambar. Seperti poster, spanduk, banner, pamflet, sticker, dan lain-lain. Bentuk promosi juga dapat dilakukan dengan suatu program yang menarik, seperti dibuatkan lomba, quiz, dan bentuk program lainnya. Intinya, petugas K3 melakukan sosialisasi dan promosi-promosi yang menarik agar Pekerja lebih memiliki awareness yang tinggi terhadap aspek K3.

Pada pelaksanaannya memang bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Melakukan suatu perubahan karakter individu, budaya organisasi, dan merubah sikap maupun perilaku merupakan suatu tahapan proses. Dengan sistem Manajemen K3, merupakan suatu cara untuk memberikan suatu perubahan dari berbagai arah.

Dari sisi pimpinan perusahaan, dengan memberikan komitmen dan tanggung jawab, serta memberikan contoh sikap dan perilaku.

Kemudian melakukan penekanan kepada level manajer dan juga level supervisor untuk selalu bersikap dan berperilaku yang aman, sehat, dan selamat.

Sehingga dapat menjadi role model bagi pekerja. Dari sisi pekerjanya pun, dengan pembekalan pengetahuan yang cukup, serta stimulus dengan selalu diingatkan, diberikan contoh visualisasi gambar, dan dengan memberikan program-program yang dapat menarik para pekerja untuk dapat terlibat.

Membentuk karakter yang kuat terhadap aspek K3 di perusahaan bukan hal yang sulit. Dengan komitmen, konsistensi, dan keterlibatan seluruh level di perusahaan hal itu akan mudah dilakukan. Jadi permasalahannya bukan“bisa atau tidak bisa”, tetapi“mau atau tidak mau”.

Writer : FFR

Tips Tetap Sehat Di Musim Penghujan

Tips Tetap Sehat Di Musim Penghujan

Musim hujan masih belum berakhir. Hujan yang sering mengguyur akhir-akhir ini selain mempengaruhi mobilitas sehari-hari juga dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang serius. Mulai dari demam, flu, batuk dll. Kondisi ini melanda semua orang, baik anak-anak sampai orang dewasa. Kondisi udara yang lembab dapat membuat bakteri dan virus menyebar lebih cepat. Lalu bagaimana tips-tips agar Anda dan keluarga tetap sehat di musim penghujan ini, berikut ini ada 7 tips menjaga kesehatan yang bisa Anda praktekkan di rumah.

Bekali Anggota Leluarga dengan Mantel/Payung

Sebelum anggota keluarga beraktifitas di luar rumah, bekali mereka semua dengan mantel atau payung untuk menjaga tubuh mereka tetap kering jika di tengah jalan turun hujan secara tiba-tiba.

Cuci Tangan

Mencuci tangan merupakan tindakan sederhana yang memberi manfaat luar biasa bagi kesehatan, terutama di saat musim hujan seperti sekarang ini. Pastikan anggota keluarga Anda mencuci tangan dengan benar, yaitu dengan menggunakan sabun dan air mengalir.

Selalu Mandi jika Kehujanan

Jika ada salah satu anggota keluarga kehujanan, anjurkan untuk segera mandi begitu tiba di rumah. Hal ini berguna untuk mencegah infeksi penyakit dari berbagai kuman dan bakteri yang mungkin menempel.

Perbanyak Konsumsi Vitamin C

Perkuat sistem kekebalan tubuh Anda dan keluarga dengan mengonsumsi lebih banyak vitamin C. Bisa dari suplemen makanan, maupun diperoleh secara alami dari buah dan sayur yang banyak mengandung vitamin, seperti jeruk, strawberry dan buah lainnya.

Perbanyak Konsumsi Air Putih

Memperbanyak konsumsi air putih di musim hujan sangat baik untuk menjaga tubuh terhidrasi dengan baik. Hal ini juga akan membantu mengeluarkan racun dari tubuh Anda sekeluarga.

Bersihkan Rumah

Bersih-bersih merupakan salah satu aktivitas ibu rumah tangga yang paling berpengaruh dalam menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga, apalagi di saat musim hujan. Kegiatan bersih-bersih harus lebih ditingkatkan, terutama juga bersihkan lingkungan di sekitar rumah agar tak menjadi tempat nyamuk bertelur.

Dengan mengusahakan gaya hidup sehat dan melakukan tips-tips diatas, semoga kita dapat melewati musim hujan ini dengan tetap menjaga kondisi tubuh kita dan keluar tetap fit. Tapi harus diingiat dari tips tersebut lakukan dengan proporsional dan seimbang, sehingga musim hujan tak akan lagi menjadi ancaman bagi kesehatan.

 

Writer : FP

5 Tips Safety Driving Mobil Simple Dan Bermanfaat

5 Tips Safety Driving Mobil Simple Dan Bermanfaat

Penggunaan kendaraan saat ini bukan hanya digunakan oleh orang dewasa bahkan remaja juga menggunakan kendaraan seperti Motor ataupun juga mobil, nah kali ini kita akan membahas tentang Tips Safety Driving agar kalian bisa berkendara di jalan dengan aman dan bisa bertemu dengan keluarga tercinta di rumah.

Tips Safety Driving

1. Pastikan Kendaraan Dalam Posisi Baik Untuk Digunakan

Cek Mesin Mobil

Hal pertama yang harus kalian lakukan sebelum berkendara adalah melakukan pengecekan sebelum bekendara, pastikan bahwa kondisi mobil kalian dalam keadaan optimal, cek oli apakah masih banyak atau tidak, kemudian cek air radiator apakah sudah habis atau perlu ditambahkan, perhatikan pula ban mobil kalian, apakah masih dalam keadaan yang bagus atau perlu ditambahkan lagi angin / hidrogen.

 

2. Pasang Sabuk Pengaman

Seat Belt

Hal ini adalah hal utama yang sangat penting, apalagi di Indonesia ini kebanyakan orang – orangnya masih belum terbiasa untuk menggunakan sabuk pengaman saat berkendara mobil, umumnya mereka seperti menganggap penggunaan safety belt driver tidaklah terlalu penting.

Padahal Safety belt itu memiliki kegunaan yang penting jika misalnya terjadi tindak kecelakaan seperti menahan kalian di kursi penumpang, ini dikarenakan jika kalian misal tidak menggunakan safety belt, kalian bisa terbanting keluar dari mobil saat menabrak, atau posisi duduk kalian akan berubah dan mengenai airbag yang otomatis keluar yang justru untuk melindungi kalian malah membuat kalian terluka karena airbag.

3. Tetap Tenang Dan Perhatikan Sekitar

Berkendara Dengan Aman

Biasanya kita kalau mengemudi terkadang suka tidak sabaran, bahkan terkadang kita menambah kecepatan secara tiba – tiba di jalan, padahal hal ini tidak di perbolehkan karena bisa membahayakan pengendara yang lainnya, apalagi jika semisal melakukan rem mendadak juga tidak diperbolehkan dikarenakan akan menyebabkan tindakan berbahaya bagi pengemudi dibelakang.

Usahakan dalam kondisi apapun tetap tenang dan juga selalu patuhi peraturan lalu lintas, jangan lupa selalu lihat spion kiri, kanan atau belakang agar mengetahui posisi aman kita dengan pengendara lainnya, lebih bagusnya lagi selalu jaga jarak antara pengendara mobil satu dengan pengendara lainnya.

4. Fokus Saat Mengemudi

Mengemudi Sambil Bermain HP

Nah ini adalah salah satu tips terpenting di artikel ini, kenapa ? karena sampai sekarang masih banyak sekali pengemudi yang menggunakan Telefon genggam atau Smartphone saat sedang berkendara, namun tahukah kalian bahwa melihat Smartphone selama beberapa detik saat berkendara mampu meningkatkan resiko kita untuk terkena kecelakaan ?

Dikutip dari jurnal Science Direct tentang ” Real-world effects of using a phone while driving on lateral and longitudinal control of vehicles ” mengatakan bahwa dengan menggunakan Smartphone saat berkendara akan menyebabkan kita lebih mudah terkena kecelakaan, hal ini dikarenakan otak kita tidak bisa memproses kegiatan secara bersamaan seperti mengemudi dan juga menggunakan Smartphone.

5. Patuhi Peraturan Lalu Lintas

Patuhi Peraturan Lalu Lintas

Hal yang tidak kalah pentingnya adalah tentang mematuhi peraturan lalu lintas, nah Masyarakat Indonesia pada umumnya atau kebanyakannya masih tidak terbiasa untuk mengikuti aturan lalu lintas ini, padahal hal ini adalah hal yang sangat penting karena menyangkut nyawa manusia.

Misalkan saja jika kalian menerobos lampu merah lalu ada mobil atau motor dari arah lainnya kemudian kalian mengalami kecelakaan, apakah kalian tidak kasihan pada diri kalian dan juga orang lainnya ? Apalagi sekarang juga banyak kasus tentang menyerobot palang kereta, padahal seharusnya kita tidak dibolehkan untuk melakukan hal tersebut.

Kalian tidak perlu berkendara terlalu cepat pastikan jika sudah dekat dengan lampu merah kurangi kecepatan kalian, bukan malah menambah kecepatan untuk mengejar kendaraan lainnya karena hal tersebut cukup berbahaya untuk dilakukan, bersabarlah dan menunggu.

Semoga artikel ini bisa membantu kalian dalam melakukan safety driving, Safety First.

WASPADA DEMAM BERDARAH SAAT MUSIM HUJAN

WASPADA DEMAM BERDARAH SAAT MUSIM HUJAN

Musim hujan telah tiba sehingga meningkatkan intensitas hujan di beberapa wilayah. Beberapa penyakit yang menjadi trend saat musim hujan tiba, salah satunya adalah demam berdarah dengue (DBD).

Penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti ini dapat menimbulkan penyakit dan bila tidak dapat ditangani dengan baik dapat berujung dengan kematian. \

Berdasarkan data yang diperoleh dari Kemenkes RI, disebutkan distribusi penyakit suspek DBD sejak minggu pertama 2018 hingga minggu pertama 2019 tertinggi ada di Jawa Timur, tercatat jumlah suspek DBD 700 orang, diikuti Jawa Tengah 512 orang dan Jawa Barat 401 orang. Suspek DBD, artinya belum tentu positif kasus DBD namun harus menjadi kewaspadaan oleh masyarakat dan pemerintah.

Perilaku masyarakat yang kurang sadar terhadap pemberantasan sarang nyamuk seperti tidak menutup tempat penampungan air dengan rapat, tidak menutup tempat sampah serta membiarkan adanya genangan air, akan menciptakan tempat nyamuk untuk berkembang biak.

Oleh karena itu, strategi pencegahan dan pengendalian DBD perlu untuk ditingkatkan seperti menciptakan gerakan masyarakat hidup sehat melalui 3M, yaitu menguras tempat – tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air dan mengubur barang – barang bekas yang dapat menampung air.

Kegiatan ‘Satu Rumah Satu Jumantik’ dapat dilakukan pada setiap rumah dengan memiliki satu orang yang melakukan pemantauan jentik nyamuk dan pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan sendiri.

Pencegahan dapat juga dilakukan dengan ikan pemakan jentik,  fogging, menaburkan larvasida pada tempat yang tidak mungkin dilakukan pengurasan air atau genangan air. Larvasida berfungsi untuk membunuh larva nyamuk.

Virus dengue biasanya menginfeksi nyamuk aedes betina saat dia menghisap darah dari seseorang yang sedang dalam fase demam akut (viraemia), yaitu 2 hari sebelum panas sampai 5 hari setelah demam timbul. Nyamuk menjadi infektif 8-12 hari (periode inkubasi ekstrinsik) sesudah menghisap darah penderita yang sedang viremia dan tetap infektif selama hidupnya.

Setelah melalui periode inkubasi ekstrinsik tersebut, kelenjar ludah nyamuk bersangkutan akan terinfeksi dan virusnya akan ditularkan ketika nyamuk tersebut menggigit dan mengeluarkan cairan ludahnya ke dalam luka gigitan ke tubuh orang lain. Setelah masa inkubasi di tubuh manusia selama 34 hari (rata-rata selama 4-6 hari) timbul gejala awal penyakit.

Gejala awal DBD antara lain demam tinggi mendadak berlangsung sepanjang hari, nyeri kepala, nyeri saat menggerakan bola mata dan nyeri punggung, kadang disertai adanya tanda – tanda perdarahan, pada kasus yang lebih berat dapat menimbulkan nyeri ulu hati, perdarahan saluran cerna, syok, hingga kematian. Masa inkubasi penyakit ini 3-14 hari, tetapi pada umumnya 4-7 hari.

DBD menyerang pembuluh darah yang menyebabkan indikator trombosit turun drastis. Kasus meninggalnya seseorang karena mengalami shock pembuluh darah.

Mengenal Pekerjaan Lifting

Mengenal Pekerjaan Lifting

Lifting dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai pengangkatan. Lifting merupakan aplikasi untuk mengangkat barang yang memiliki potensi terjadinya kecelakan yang relatif besar.

Beberapa faktor yang dapat mengakibatkan proses lifting mengalami kegagalan yaitu:

  1. Perencanaan yang kurang baik
  2. Kegagalan dari alat angkat maupun alat bantu angkat
  3. SDM yang tidak memenuhi persyaratan baik kompetensi maupun legalitas
  4. Faktor yang dipengaruhi oleh alam seperti angin, cuaca, bencana alam dan lain-lain.

Dalam mempersiapkan pengangkatan perlu dilakukan identifikasi resiko dan bahaya untuk menentukan kategori pengangkatan dan persetujuan pengangkatan. Data-data yang diperlukan pada saat sebelum dilakukan proses lifting adalah :

  1. Berat, bentuk, ukuran dan titik berat barang
  2. Lifting point
  3. Technical drawing benda yang akan diangkat
  4. Lokasi dan kondisi sekitar termasuk arah angin secara spesifik
  5. Akses, halangan dan hal-hal yang kemungkinan mengganggu
  6. Site plan atau plot plan
  7. Peraturan-peraturan site local
  8. Mengetahui aturan-pembatasan yang lain, contoh, live plant, kabel, pipa bertekanan
  9. Menentukan ground bearing pressure, dan kebutuhan pendukung
  10. Pemilihan peralatan angkat dan alat bantu angkat
  11. Tempat yang akan dijadikan lay down atau tempat penurunan peralatan yang akan di pasang atau di pindahakan telah dalam kondisi aman dan sesuai dengan peralatan tersebut (untuk pemasangan pipa, beam,dll dipastikan apakah ukurannya telah sesuai dan dapat dilakukan pemasangannya.

Salah satu alat bantu dalam pekerjaan lifting adalah sling, terbuat dari material seperti rantai, kawat baja atau bahan sistetis, yang diikatkan dan dieratkan pada benda atau beban yang akan diangkat dan dikaitkan pada hook crane pada saat proses lifting. Lakukanlah inspeksi singkat terhadap kelayakan crane terutama pada bagian sling, shackle (jika menggunakan), hook, pulley, dan periksa system hydroliknya pastikan tidak ada bocor dan rembesan oli, untuk memastikan SWL sling kita bisa menggunakan rumus sederhana atau Rull of tumb berikut ini:

Wire Rope Sling

SWL Sling wire rope = 8 X D2

Dimana D adalah diameter dari sling tersebut.

5 CARA AGAR PRESENTASI TIDAK MEMBOSANKAN

5 CARA AGAR PRESENTASI TIDAK MEMBOSANKAN

Sebagai seorang profesional, presentasi merupakan bagian dari pekerjaan anda.

Apakah selama ini presentasi anda sudah cukup bagus?

Apakah presentasi anda mengena di telinga peserta?

Coba perhatikan apakah peserta terlihat terkantuk-kantuk dan tidak antusias mendengarkan presentasi anda?

Kalau ya, berarti presentasi anda sama sekali tidak menarik. Sehingga mereka merasa jenuh dan tidak bersemangat mendengarnya.

Nah, agar presentasi anda menarik dan tidak menjemukan, anda perlu memperhatikan beberapa faktor berikut ini:

  1. Singkat dan jelas

Presentasi yang terlalu lama, panjang, dan bertele-tele membuat peserta jenuh mendengarnya. Usahakan agar waktu yang dipergunakan cukup singkat, yaitu sekitar 25 menit. Hindari kalimat-kalimat yang tidak efektif dan ucapkan data yang terdiri dari angka-angka secara lebih jelas.

  1. Berlatih

Bacalah bahan presentasi sampai anda yakin bahwa anda sudah menguasainya. Perhatikan kata-kata yang agak sulit kemudian ucapkan dengan benar. Hal ini akan membantu kelancaran anda dalam presentasi di depan orang banyak. Kalau perlu sewaktu latihan ajaklah seseorang untuk mendengarkan presentasi anda dan mintalah masukan darinya.

  1. Gunakan Gambar & Video

Gunakan gambar-gambar dan video untuk memperjelas presentasi anda. Dengan gambar dan video presentasi anda akan lebih mudah dicerna. Tetapi jangan lupa jelaskan kembali dengan kata-kata untuk memperjelas gambar dan video tersebut tersebut.

  1. Lakukan Eye Contact

Jangan lupa, saat presentasi lakukan kontak mata dengan peserta presentasi. Sambil berbicara sesekali lemparkan pandangan anda ke arah peserta meliputi sisi kanan, tengah, dan kiri. Dengan demikian, anda akan mengetahui apakah peserta tertarik mendengarkan atau tidak.

  1. Selipkan Humor

Selipkan beberapa humor yang relevan dengan topik presentasi anda. Hal ini akan membantu menyegarkan dan menghidupkan suasana. Asal jangan keblablasan, karena humor yang berlebihan juga akan membuat presentasi anda kehilangan maknanya. Di akhir presentasi buatkan ringkasan atau rangkuman tentang presentasi anda kepada peserta, dan Bermaksud agar peserta kembali mempelajari presentasi yang anda sampaikan.

Semoga presentasi anda sukses !!!

 

Perlindungan Terhadap Radiasi UV

Perlindungan Terhadap Radiasi UV

Istilah sinar UV masih belum banyak diberitakan dengan benar, rata-rata menghububungkannya dengan kerusakan kulit. Padahal radiasi sinar UV (Ultraviolet) adalah salah satu sumber yang Vitamin D terbaik dan dapat diandalkan. Walaupun demikian, terlalu banyak terkena paparan radiasi sinar UV juga memiliki resiko dan bahaya, yaitu:

  1. Kanker kulit
  2. Sunburn (terbakar matahari)
  3. Kerusakan mata akibat sinar UV
  4. Penuaan dini pada kulit
  5. Photosensitivity (sensitif terhadap cahaya)

Jenis Radiasi Sinar UV

Radiasi sinar UV dibagi menjadi 3 kategori:

  • Sinar UVA yang dapat menembus hingga ke dalam kulit, mempercepat penuaan sel kulit, dan merusak sel-sel DNA kulit. Sinar UVA erat hubungannya dengan kerusakan kulit jangka panjang seperti kerutan dan dapat menyebabkan kanker kulit.
  • Sinar UVB adalah penyebab utama terjadinya sunburn. Sinar ini juga dapat merusak langsung sel-sel DNA kulit. Sinar ini juga merupakan penyebab terjadinya kanker kulit.
  • Sinar UVC terhalang oleh lapisan ozone sehingga biasanya tidak mencapai ke permukaan bumi.

Melindungi dari Paparan Sinar UV

Hampir tidak mungkin dan sangat tidak praktis untuk menghindari paparan radiasi sinar UV di setiap kesempatan dan tempat. Walaupun demikian, ada beberapa cara untuk memastikan agar kulit tetap terlindung dari efek berbahaya sinar UV.

  • Sunscreen– Gunakan sunscreen yang memiliki perlindungan sinar UV untuk mencegah radiasi sinar ultraviolet menyentuh kulit.
  • Pakaian– Berpakaian dengan benar adalah cara yang efektif untuk melindungi dan menutupi kulit dari paparan sinar UV yang berlebihan.
  • Kacamata hitam– Gunakan kacamata hitam untuk melindungi mata dari kerusakan akibat sinar UV.

Waktu – Sangat dianjurkan untuk mengurangi kegiatan yang bisa terkena paparan sinar UV paling kuat yaitu di antara jam 10 pagi hingga 4 sore.