20 May 2021

Tips Identifikasi Potensi Karyawan

Tips Identifikasi Potensi Karyawan

Dalam setiap perusahaan pasti selalu ada sumber daya manusia yang turut mendukung di berbagai proses bisnis perusahaan. Dan dari sekian banyaknya karyawan tersebut, mereka memiliki potensi karyawan yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Dan untuk bisa menemukan serta memetakan potensi tersebut inilah yang menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan.

Dalam pengelolaannya, perusahaan biasanya membuat satu departemen khusus yang bertugas untuk mengawasi, mengontrol serta mengembangkan sumber daya manusia pada perusahaan. Namun sayangnya hal tersebut belum cukup. Masih banyak perusahaan yang belum benar-benar memahami bagaimana cara mengidentifikasi, mengembangkan serta mempertahankan potensi karyawan yang mereka miliki.

Oleh karena itu, mari kita bahas bagaimana cara yang tepat untuk mengidentifikasi serta mengelola potensi karyawan yang benar.

  1. Langkah pertama dalam mengembangkan potensi karyawan pada perusahaan biasa diawali dengan mendefinisikan potensi yang dimiliki. Secara umum, terdapat beberapa cara yang dapat digunakan untuk mendefinisikan potensi karyawan antara lain:
    • By Level – Seorang karyawan dianggap berpotensi apabila dalam waktu tertentu dia dapat di promosikan pada suatu level tertentu. Level yang dimaksud disini berbeda antara perusahaan satu dengan perusahaan lainnya. Maka ada baiknya kita mulai menyusun level yang terdapat pada perusahaan kita sendiri.
    • By Role – Seorang karyawan dapat dianggap berpotensi jika dianggap dapat mengisi peran strategis tertentu dalam waktu tertentu.
    • By Breadth – Seorang karyawan dapat di anggap berpotensi jika dalam waktu tertentu dia dapat bekerja dengan cakupan yang luas.

    Selain dari ketiga definisi diatas, masih banyak definisi lain yang digunakan oleh perusahaan dimana mereka akan mengkombinasikan definisi-definisi tersebut agar sesuai dengan kebutuhan serta visi dan misi perusahaan.

  1. Langkah selanjutnya adalah melakukan penilaian serta pemetaan potensi terhadap karyawan yang ada pada perusahaan. Pada umumnya, penilaian karyawan dilakukan melalui evaluasi kinerja pada pertengahan dan akhir tahun yang dilengkapi dengan proses coaching dan mentoring dalam pekerjaan sehari-hari. Dan hasil evaluasi inilah yang akan digunakan untuk memetakan potensi yang dimiliki karyawan.
    Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan agar proses evaluasi dan penilaian potensi karyawan dapat berjalan optimal.

    • Mendefinisikan talenta potensi karyawan secara spesifik dan mencakup beberapa potensi.
      Ingat potensi tidak hanya di ukur dari kesanggupannya untuk naik jabatan atau tidak.
    • Ukur penilaian kinerja secara akurat.
      Penilaian kinerja tidak hanya terkait dengan indikator kinerja kunci seperti target penjualan dan laba, tetapi juga bagaimana karyawan memiliki kompetensi fungsional dan kepemimpinan.
    • Menilai potensi masa depan dengan tepat.
      Potensi masa depan tidak hanya dilihat dari kinerja masa lampau saja. Namun kita juga dapat melihat bagaimana kemampuan karyawan untuk melakukan pekerjaan yang lebih besar. Pengukuran yang paling umum dilakukan adalah dengan menilai kompetensi kepemimpinan karyawan antara lain bagaimana mereka dapat memotivasi, mengikat, dan mengembangkan orang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *