Penjelasan Tentang Kebakaran dan Klasifikasinya

Penjelasan Tentang Kebakaran dan Klasifikasinya

Apa Itu Kebakaran ?

Kebakaran adalah nyala api dalam bentuk besar ataupun kecil di suatu tempat, situasi, dan juga waktu yang tidak di kehendaki yang bersifat merusak.

Pada umumnya Api dengan sifat ini sangat sulit dikendalikan dan juga akan memakan kerugian baik itu material ataupun imateriil.

Definisi Api Kebakaran

Definisi dari Api adalah terjadinya suatu reaksi kimia yaitu Oksidasi yang dihasilkan dari 3 unsur, yaitu Panas, Oksigen & Flamable Material ( Bahan Mudah Terbakar ).

Teori Segitiga Api

Segitiga Api

Untuk lebih mudah dalam pengingatan biasanya Teori ini disebut dengan Teori Segitiga Api, dimana akan terjadi Chain Reaction jika 3 bahan utaman tersebut berdekatan.

Jenis Kebakaran

Setelah kita membahas tentang pengertian dan juga Definisi tentang Api, kali ini kita akan membahas tentang berbagai macam jenis kebakaran.

Hal ini dikarenakan setiap Api yang dihasilkan oleh Flamable Material memiliki cara yang berbeda untuk mengatasinya, jadi dilakukanlah klasifikasi seperti dibawah.

Class A

Jenis pertama adalah Class A, dimana pada kategori ini api dihasilkan dari bahan padat non logam, contohnya adalah plastik, kertas, kayu dan sebagainya.

Class B

Jenis Api selanjutnya adalah Class B, dimana api pada kategori ini berasal dari bahan cair yang mudah terbakar dalam waktu singkat.

Contohnya adalah Minyak ( Oli, Bensin, Solar ), Alkohol, Cat, Methanol, dan juga bahan cair mudah terbakar lainnya.

Class C

Untuk Jenis Api Class C cukup berbeda dibandingkan dengan Jenis Api lainnya, dikarenakan jenis api ini berasal dari Instalasi Listrik yang bertegangan.

Class D

Untuk api jenis Class D, Api ini dihasilkan dari berbagai macam bahan – bahan logam yang mudah terbakar,

Contohnya adalah, Aluminium, Lithium, Potasium, Sodium dan berbagai bahan logam mudah terbakar lainnya.

Class K

Jenis Api terakhir adalah Class K, dimana Api ini berasal dari minyak masak ataupun dari lemak hewani yang digunakan untuk proses masak.

Contohnya adalah Minyak Sayur, Minyak Hewan, ataupun lemak yang digunakan untuk memasak.

Source Artikel: Sobat K3

Mengenal Tentang Safety Officer

Mengenal Tentang Safety Officer

Beberapa orang mungkin masih belum terlalu mengerti tentang apa sih HSE Officer itu dan juga peranannya di sebuah Perusahaan yuk kita bahas dibawah.

Jadi HSE Officer atau kepanjangannya adalah Health, Safety, and Environment Officer adalah Tenaga ahli yang bertanggung jawab untuk membuat tempat kerja menjadi aman dan nyaman untuk para pekerja.

Hal ini dikarenakan penerapan K3 pada sebuah Perusahaan haruslah dilakukan secara optimal.

Untuk mencapai target optimal tersebut biasanya Perusahaan akan membuat komite ataupun badan khusus yang mengatur tentang hal ini.

Komite atau badan khusus tersebut disebut dengan P2K3 (Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja) .

Untuk struktur Badan atau Komite tersebut nantinya akan diketuai oleh Pimpinan tertinggi di sebuah Perusahaan, dan yang menjadi Sekretarisnya adalah HSE Officer yang sudah disebutkan diawal.

Tugas & Tanggung Jawab HSE Officer

Penerapan kebijakan K3 pada sebuah Perusahaan sebenarnya tidaklah berbeda, hanya saja yang membedakan adalah penerapan lebih menyeluruh pada Perusahaan.

Hal ini dikarenakan setiap Perusahaan memiliki kebutuhan K3 yang berbeda – beda, contohnya saja Penerapan K3 Perusahaan Migas berbeda dengan Penerapan K3 Perusahaan Tambang.

Nah disinilah peran HSE Officer ditunjukan, HSE Officer haruslah bisa untuk menyesuaikan kebutuhan setiap Perusahaan dimana di tempat dia bekerja.

Safety Officer merencanakan, membuat, melakukan dan juga mengevaluasi program K3 yang ada di Perusahaan, dibawah ini akan kita bahas lebih dalam.

  • Safety Officer melakukan identifikasi dan juga pemetaan terhadap potensi bahaya yang terjadi di lingkungan kerja, Safety Officer juga harus membuat level identifikasi bahaya agar dapat mencegah dan meminimalisir dampak resiko bahaya.
  • Safety Officer memberikan gagasan tentang program K3, dimana program tersebut nantinya bertujuan untuk memberikan tindak Preventif atau mengurangi resiko bahaya di tempat kerja.
  • Safety Officer bertanggung jawab untuk menjaga berbagai macam dokumen yang berkaitan dengan K3, Hal ini berguna untuk dokumentasi segala hal yang berhubungan dengan K3 di Perusahaan.
  • Safety Officer juga harus melakukan evaluasi tentang adanya kemungkinan accident yang ada di tempat kerja, jadi selain melakukan Evaluasi Safety Officer juga melakukan monitoring kegiatan di Area Kerja.
  • Safety officer juga harus menjadi jembatan antara pemerintah dan jugaperusahaan. Dengan kata lain, Safety officer menjadi penghubung antara regulasi yang diinginkan oleh pemerintah dan kebijakan implementasi yang dilakukan oleh perusahaan.
  • Tugas dan tanggung jawab HSE officer juga harus memastikan kriteria standar K3 yang diinginkan pemerintah telah dijalankan dengan baik oleh perusahaan.

Source Artikel: Sobat K3

Mengenal Tentang Human Resource dan Fungsinya

Mengenal Tentang Human Resource dan Fungsinya

Apa Itu Human Resource ?

Human Resource adalah seorang tenaga ahli di bidang Pengelolaan Sumber Daya Manusia pada sebuah Perusahaan dimana tempat kita bekerja.

Human Resource atau yang biasa disebut dengan HRD di Sebuah Perusahaan memiliki peran yang cukup besar pada tempat dimana mereka bekerja saat ini.

Mereka lah nantinya yang akan bertanggung jawab dalam kemajuan sebuah Perusahaan, dimana HRD yang baik akan memberikan dorongan kepada Karyawan lainnya.

Mengapa Human Resource Dibutuhkan ?

Pada dasarnya setiap Perusahaan ingin untuk menghasilkan profit yang lebih besar dan juga menurunkan biaya pada waste of resource agar bisa diolah menjadi barang lainnya untuk menghasilkan profit lagi.

Maka dari itu biasanya Perusahaan membutuhkan tenaga ahli, nah untuk mencari tenaga ahli hal tersebut bukanlah perkara yang mudah dan juga menyenangkan.

Hal ini dikarenakan biasanya Tenaga Ahli sangat sulit didapatkan karena Perusahaan lainnya juga mencari tenaga ahli yang sama.

Maka dari itu biasanya HRD memberikan Peelatihan kepada Karyawan Internal yang bertujuan untuk membuat Karyawan tersebut menjadi tenaga ahli.

Diatas adalah salah satu contoh mengapa HRD dibutuhkan, contoh lainnya adalah HRD sebagai jembatan antara Karyawan dan juga Pihak Atasan jika ada concern yang ingin disampaikan.

Dimana HRD mendengarkan suara karyawan agar di sampaikan kepada atasan, jika concern masih belum terselesaikan maka HRD bisa memberikan jalan tengah untuk permintaan tersebut.

Apa Saja Tugas HRD di Perusahaan?

Tugas seorang HRD di Perusahaan bisa dibilang cukup banyak, kita akan membahas lebih mendalam dibawah, yuk simak:

Melakukan Pencarian Pekerja & Seleksi Calon Karyawan

Tugas HRD Mencari Calon Karyawan

Setiap Perusahaan pasti bermimpi untuk memilik Karyawan terbaik di Perusahaan mereka, yang memiliki kinerja yang cukup tinggi dan cukup kompeten di bidangnya.

Salah satu tugas HRD adalah untuk mencari Karyawan dengan skill dan juga visi dan misi yang sama dengan Perusahaan tempatnya bekerja.

Memberikan Pelatihan & Pengembangan Karir bagi Karyawan

Training Karyawan
Training Karyawan

Tugas selanjutnya dari seorang HRD adalah untuk memberikan kesempatan kepada Karyawan untuk mengembangkan skill yang dimilikinya sekarang.

Untuk melakukan Hal ini HRD bisa mengikutkan pelatihan untuk Karyawan, jika kalian membutuhkan Pelatihan di Bidang Safety kalian bisa menghubungi kami.

Selain itu HRD juga harus memberikan pengembangan karir bagi Karyawan setelah melakukan upgrade Skill Pekerja.

Pertama pekerja harus bisa membuktikan dan juga mengaplikasikan pengembangan skill nya tanpa masalah, sehingga dibutuhkan waktu tidak sedikit.

Setelah dirasa Karyawan tersebut bisa mengatasi berbagai masalah di pekerjaannya maka nantinya Karyawan tersebut bisa meminta ke HRD untuk rekomendasi naik jabatan.

Memberi Kompensasi dan Benefit

Tugas ini juga kerap mengingatkan kita pada profesi HRD di dalam suatu perusahaan. Di saat yang bersamaan, tugas ini juga berperan penting dalam mendukung perusahaan.

HRD adalah divisi yang memiliki kewenangan untuk merancang program kompensasi (mulai dari upah, program asuransi wajib dari negara, dll) hingga benefit. Tidak hanya merancang, divisi ini juga mengatur skema dan tata cara pendistribusiannya.

Benefit juga merupakan bentuk perhatian perusahaan kepada karyawannya, sehingga pekerjaan ini tidak boleh dilewatkan begitu saja!

Tentu saja, pelaku profesi HRD harus memahami betul undang-undang maupun peraturan lain yang mengatur tentang kompensasi dan pengupahan. Apalagi karena issue ini cukup sensitif dan menyangkut kesejahteraan karyawan.

Penilaian Performa

Penilaian Performa
Penilaian Performa

Tugas lain dari profesi HRD adalah penilaian performance karyawan, biasa dikenal dalam istilah evaluasi karyawan.

Penilaian kinerja bagi sebagian karyawan akan sangat dinantikan karena bisa berarti kenaikan gaji. Bagi yang lain, momen evaluasi bisa menjadi momen yang justru ditakuti karena menentukan kelangsungan karir karyawan.

Sedangkan bagi perusahaan, evaluasi adalah momen dimana perusahaan menilai kinerja karyawan sekaligus melakukan refleksi terhadap program pelatihan dan pengembangan yang disediakan untuk karyawan.

Jika terlihat tidak ada perkembangan, manajemen harus memikirkan cara memperbaiki kualitas pelatihan dan pengembangan karyawan.

Juga, jika kriteria penilaian tidak jelas, karyawan akan kehilangan arah yang akan memengaruhi motivasi mereka. Evaluasi sangat penting dan berperan dalam pertumbuhan perusahaan.

Perkembangan Safety Technology untuk Keamanan Bekerja

Perkembangan Safety Technology untuk Keamanan Bekerja

Apa Itu Safety Technology

Safety Technology adalah perpaduan berbagai macam technology yang kemudian diterapkan ditempat kerja untuk keamanan pekerja saat bekerja di tempat kerja.

Perkembangan Safety Technology

Perkembangan Teknologi dari masa ke masa semakin menjadi lebih berkembang, bahkan di era Industri 4.0 bisa dibilang berkembang cukup pesat dibandingkan dengan era sebelumnya.

Hal ini dikarenakan pada Industry 4.0 kita memiliki banyak sekali inovasi produk terbaru dan juga Inovasi lainnya sehingga membuat Regulasi Safety berkembang cepat.

Salah satu contohnya adalah penggunaan Drone yang digunakan untuk kebutuhan Emergency di tempat kerja yang susah diakses oleh Ambulance atau lainnya.

Selain itu Teknologi Safety lainnya yang saat ini menjadi primadona adalah Wearable Device, atau Perangkat yang bisa dipasang pada anggota tubuh pekerja.

Fungsi dari Wearable Device adalah untuk memonitar kondisi dari Pekerja, misalnya jika kondisi Pekerja sedang tidak dalam keadaan fit.

Wearable Device tersebut akan memberikan laporan real time atau secara langsung kepada Operator yang mengawasi kondisi pekerja secara real time juga.

Dengan adanya hal ini, kita bisa mengurangi resiko terjadinya accident yang disebabkan oleh manusia dikarenakan kondisi dari pekerja sedang tidak sehat.

Selain itu, dengan Wearable Device tersebut, kita bisa membuat laporan tentang adanya hal yang tidak aman di tempat kerja seperti lantai yang licin, ruang kerja yang kurang pencahayaan.

Nantinya laporan ini akan masuk ke Database dan laporan tersebut bisa dilihat oleh Pengawas yang nantinya akan memberikan informasi tersebut ke teknisi atau lainnya agar segera diperbaiki.

Contoh Wearable Device tersebut bisa kalian lihat seperti dibawah ini:

Selain Wearable Device, ada juga salah satu PPE yang sangat membantu sekali dalam melakukan identifikasi masalah pada lokasi pekerjaan kita.

PPE tersebut adalah Smart Safety Helmet, dimana Smart Safety Helmet ini memiliki fungsi untuk mengidentifikasi masalah dan bagaimana cara untuk mengatasi masalah tersebut.

Penggunaan Safety Technology untuk Media Belajar ?

Semenjak Pandemi Covid menyerang dan mengakibatkan seluruh negara harus menghentikan kegiatan bertatap muka, bukan hanya kegiatan sehari – hari saja yang terimbas.

Melainkan kegiatan ekonomi seperti pekerjaan dan lainnya juga terhambat, namun hal ini tidak membuat orang – orang berhenti melakukan kegiatan.

Saat ini sendiri sudah mulai banyak inovasi setelah terjadinya Covid dimana kita harus melakukan berbagai macam kegiatan di dalam rumah.

Salah satu inovasi tersebut di Dunia Safety adalah munculnya Smart Equipment bahkan Smart Robot yang digunakan untuk pekerjaan berbahaya.

Beberapa Equipment tersebut adalah Inflated Airbag Vest , Safety System Alert, VR Industry Training, yuk cek fungsinya dibawah:

Inflated Airbag Vest

Tujuan dari Airbag Vest ini adalah untuk melindungi pekerja ketika mereka jatuh, dan ketika System Airbag mendeteksi adanya kejatuhan pada pekerja.

Airbag tersebut langsung akan berkembang, area Airbag yang di lindungi adalah bagian belakang tengkuk leher dan juga bagian belakang tubuh pada pekerja.

Safety System Alert

Safety System ini dipasangkan pada PPE yang digunakan oleh pekerja, nantinya ketika Pekerja akan melakukan pekerjaan dan akan melewati ruangan sensor.

Jika Pekerja tidak menggunakan PPE secara lengkap dan dipasang dengan benar maka Safety System akan bekerja dan kemudian memberikan alert secara langsung.

Ketika PPE sudah dipasang dengan benar barulah nanti Safety System Alert tersebut akan berhenti berbunyi dan mengizinkan kalian untuk memulai bekerja.

VR Industry Training

Salah satu inovasi yang cukup banyak membantu adalah adanya penggabungan VR dengan IoT ( Internet Of Things ) dalam Industry Safety.

Dimana saat ini Perusahaan bisa melakukan Training dengan menggunakan bantuan VR, untuk mengenalkan tentang Safety dan juga lainnya.

Nah, sudah paham bukan tentang pentingnya mengikuti perkembangan Teknologi Safety, apalagi jika kalian bekerja di Perusahaan dengan tingkat resiko kerja yang cukup tinggi.

Apa Itu Scaffolding dan Fungsinya ?

Apa Itu Scaffolding dan Fungsinya ?

Scaffolding atau yang disebut dengan Steger adalah Platform kerja sementara yang digunakan untuk menyangga pekerja dan juga barang.

Biasanya Steger banyak digunakan di area Gedung yang dibangun dimana ketika bangunan gedung sudah mencapai ketinggian 2 Meter dan pekerjaan tidak dijangkau oleh pekerja.

Maka Pekerja kemudian membangun dan juga menggunakan Steger sebagai platform kerja sementara yang akan digunakan nantinya.

Bahan Pembuatan Scaffolding

Bentuk Steger
Bentuk Scaffolding

Pada umumnya struktur Steger biasanya terbuat dari Pipa Besi yang kemudan dibentuk sedemikian rupa agar nantinya menjadi platform yang kokoh untuk menopang pekerja dan benda.

Namun tidak jarang di beberapa wilayah Asia termasuk Indonesia, beberapa struktur Steger nya masih menggunakan bambu sebagai bahan utama dari Steger tersebut.

Meskipun Steger Bambu tidak sebagus Steger besi, namun Steger besi juga menyediakan banyak keuntungan dalam pembuatannya dalam project yang dikerjakan.

Salah satunya adalah biaya pembuatan yang murah dibandingkan dengan menyewa ataupun membeli Steger besi, selain itu pemasangan Steger bambu juga lebih efisien.

Type Dasar Scaffolding

Saat ini Type Dasar Steger ada 3, yuk kita bahas

1. Supported Steger

Supported Steger
Supported Scaffold

Supported Steger adalah Steger yang terpasang dan juga terhubung secara langsung ditanah, contoh Steger ini cukup banyak salah satunya adalah Steger yang ada di Pembangunan Gedung.

2. Suspended Steger

Suspended Steger
Suspended Steger

Suspended Steger adalah platform Steger yang tergantung pada tali, berbeda dengan Supported Steger yang berdiri diatas tanah.

Salah satu contoh dari Suspended Steger ini adalah Gondola yang biasa digunakan untuk membersihkan pada gedung tinggi perkantoran.

3. Aerial Lift

Aerial Lift Firefighter
Aerial Lift Firefighter

Type Scaffolding terakhir adalah Aerial LIft, biasanya digunakan untuk Man Basket, contoh dari Steger ini bisa kalian lihat pada Mobil Pemadam Kebakaran.

Dimana pada bagian ujung tangga digunakan untuk peralatan Man Lift.

Fungsi Scaffolding

  • Sebagai Platform bekerja sementara untuk Pekerja sehingga keselamatan kerja terjamin
  • Sebagai pelindung untuk para pekerja dari kejatuhan barang atauapun alat

Sumber Artikel Sobat K3.

Mengenal Tentang Track Loader dan Fungsinya

Mengenal Tentang Track Loader dan Fungsinya

Apa Itu Track Loader ?

Track Loader adalah salah satu alat berat / heavy equipment yang digunakan untuk memindahkan material dari satu tempat ke tempat lainnya dalam waktu singkat.

Jika diperhatikan , Track Loader sebenernya tidak jauh berbeda dengan Wheel Loader, hanya perbedaannya ada di bagian ban dari loader tersebut.

Jika Wheel Loader menggunakan Ban Karet sebagai bagian rodanya, maka Track Loader menggunakan Rantai sebagai ban nya.

Fungsi Track Loader

Fungsi Track Loader

Jika dibandingkan, sebenarnya fungsi Track Loader jauh lebih banyak dibandingkan dengan Wheel Loader, selain itu Loader ini juga bukan digunakan sebagai pemindah material saja.

Melainkan bisa digunakan untuk berbagai macam hal lainnya, yuk simak dibawah

Menebas / Membabat

Salah satu fungsi menarik dari Loader ini adalah mampu untuk membabat ataupun menebas pepohonan.

Biasanya ketika terjadi pembebasan lahan di area yang banyak pepohonan Loader ini digunakan untuk membabat pohon – pohon tersebut.

Angkut & Gali Jarak Pendek

Loader digunakan untuk menggali lalu mendorong tanah galian ke satu tempat tertentu misalnya pada pembuatan jalan raya, saluran/kanal agar alat muat lebih mudah bekerja.

Pioneering

Fungsi menarik lainnya dari Loader ini adalah bisa digunakan untuk membuka jalan pada area lereng bukit.

Spreading Material

Fungsi lainnya Loader mampu menyebarkan material tanah ketempat-tempat tertentu dengan tebal yang dikehendaki.

Kelebihan Dan Kekurangan Track Loader

Kelebihan

Mampu beroperasi di daerah rata maupun tidak rata , Daya cengkeram kuat, Ekonomis digunakan untuk pekerjaan pemuatan pada truck dengan jarak dari truck tidak lebih dari 15 feet.

Kekurangan

Memerlukan daerah loading point sedikit agak lebar sehingga pemindahan daerah operasi kurang cepat (kurang mobile), Kurang produktif didaerah yang lunak dan basah.

Shovel dozer tidak dapat melayani pemuatan pada Truk dengan pemutaran lebih dari 90°, Hanya bisa beroperasi di daerah yang keras dan agak keras.

Mengenal Tentang Wheel Loader dan Fungsinya di Area Kerja

Mengenal Tentang Wheel Loader dan Fungsinya di Area Kerja

Apa Itu Wheel Loader ?

Wheel Loader adalah salah satu alat berat / heavy equipment yang digunakan untuk memindahkan material dari satu tempat ke tempat lainnya dalam waktu singkat.

Jika diperhatikan dengan seksama, Wheel Loader sebenernya tidak jauh berbeda dengan Track Loader, hanya perbedaannya ada di bagian ban dari loader tersebut.

Jika Wheel menggunakan Ban Karet sebagai bagian rodanya, maka Track Loader menggunakan Rantai sebagai ban nya.

Dikarenakan hal tersebut, Wheel Loader mampu bekerja di area bidang rata dan memiliki mobilitas yang sangat tinggi dibandingkan dengan Track Loader.

Fungsi Wheel Loader

Fungsi Loader

Dibawah ini adalah beberapa fungsi dari Loader :

  • Sebagai Land Clearing / Pembersih lahan dari bekas – bekas puing area konstruksi
  • Sebagai pemindah material dari satu tempat ke tempat lainnya
  • Digunakan untuk stripping ( mengeruk permukaan tanah yang kurang bagus )
  • Digunakan untuk meratakan bagian permukaan bidang / finishing

Jenis – Jenis Loader

Untuk saat ini sendiri Jenis Loader dikategorikan menjadi 2, yaitu Loader Ringan dan juga Loader berat.

Loader Ringan memiliki ukuran yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan Loader Berat, dan biasanya hanya digunakan untuk memindahkan material ringan saja.

Selain itu dengan ukurannya yang tidak terlalu besar membuat Loader ini cukup ringkas dan serbaguna.

Berbeda dengan loader berat yang lebih di khususkan untuk kegiatan Industri yang membutuhkan tenaga lebih besar.

Komponen Utama Loader

Loader memiliki 3 bagian utama yang berperan penting pada sebuah loader, dibawah ini adalah nama komponen dan juga fungsinya pada loader.

Cab / Cabin

Disini adalah tempat dimana Operator mengoperasikan Loader yang digunakan, umumnya cabin berbentuk kaca dan posisinya berada ditengah loader.

Lift Arm

Lift Arm berfungsi sebagai penggerak untuk mengangkat ataupun menurunkan Bucket , posisinya biasanya didepan cabin dan cara kerjanya dengan memanfaatkan system hydrolic.

Bucket

Bucket merupakan salah satu bagian penting pada loader yang berbentuk seperti sekop, fungsinya adalah untuk mengeruk material agar bisa dipindahkan ke tempat lain.

Kelebihan dan Kekurangan Wheel Loader

Kelebihan

Wheel Loader memiliki mobilitas jauh lebih tinggi dan mampu bermanuver di daerah pemuatan (loading point) yang lebih sempit dibanding Track Loader.

Karena menggunakan ban karet maka resiko kerusakan menjadi lebih kecil.

Kekurangan

Kekurangannya, pemindahan muatan ke Dump Truck terkadang miring. Faktor ini kadang juga dipengaruhi kemampuan atau skill operator.

Pembinaan & Sertifikasi Operator Wheel dan Track Loader

Pembinaan & Sertifikasi Operator Wheel dan Track Loader

Sertifikasi Operator Track Loader

Nusantara Traisser akan mengadakan Pembinaan & Sertifikasi Operator  Wheel dan Track Loader dalam waktu dekat.

Dasar Hukum Pelatihan

  • UU No 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja
  • UU No 13 Tahun 2013 Tentang Ketenagakerjaan
  • Per.05/MEN/1985 Tentang Pesawat Angkat dan Angkut
  • Per 09/MEN/VII/2010 Tentang Operator dan Petugas Pesawat Angkat dan Angkut
  • Surat Edaran Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan Nomor:SE. No.01/DJPPK/VI/2009

Tujuan Pelatihan Operator Wheel dan Track Loader

  • Meningkatkan kompetensi Operator dalam pengoperasian Alat Berat
  • Memberikan pengetahuan dan juga melaksanakan keselamatan kerja tentang pengoperasian alat berat
  • Meningkatkan pengetahuan Operator tentang fungsi perlengkapan alat berat
  • Meminimalisir resiko kecelakaan kerja
  • Mendapatkan Proof Of Skill dengan mendapatkan Sertifikat, Surat Ijin Operasi ( SIO ) dari Kemenakertrans RI

Persyaratan Sertifikasi Operator Track Loader

  • Fotocopy Ijazah Terakhir
  • Fotocopy KTP
  • Pas Foto 3 X 4 & 4 X 6
  • Fotocopy Surat Keterangan Kerja

Metodologi Pembinaan Operator Wheel dan Track Loader

  • Presentasi
  • Diskusi
  • Simulasi / Studi Kasus
  • Praktek

Materi Operator Wheel dan Track Loader

  • Peraturan dan Perundangan
  • Keselamatan Kerja Pengoperasian Wheel Loader
  • Pengantar Mekanik Fluida dan Dasar Penggerak Sistem
  • Pengantar Motor Diesel dan Minyak Pelumas
  • Perlengkapan Pesawat dan Penggerak Pesawat
  • Penanganan dan Pengoperasian Pesawat
  • Perawatan dan Pemeriksaan
  • Praktik Lapangan
  • Evaluasi Teori

Biaya Pelatihan Operator Track Loader

Rp. 4.200.000,/

Durasi Pelatihan Operator Wheel dan Track Loader

Pelatihan akan dilaksankan selama 4 hari, dimana 3 hari pertama akan dilakukan bimbingan kelas dengan menggunakan Zoom.

Dan pada hari terakhir nantinya akan diadakan Evaluasi dan juga Assessment yang akan di lakukan di PT. Nusantara Traisser.

Fasilitas Pelatihan

  • E-Materi
  • Sertifikat & Lisensi Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia

Kompetensi Trainer

Instruktur dari Nusantara Traisser memiliki kompetensi dan juga pengalaman sebagai trainer di banyak Perusahaan Industri.

Instruktur yang akan memberikan pelatihan ini telah memiliki keahlian khusus di bidang spesialis Pesawat Angkat dan Angkut yang berasal dari Kemnaker R.I, Pengawas Ketenagakerjaan, Perguruan Tinggi.

Jadwal Pelatihan Operator Wheel dan Track Loader Sept 2021

Sertifikasi Operator Wheel Loader September 2021

Contact Person:

Shindi : 0878-8871-2010

Mita     : 0811-3185-601

Bagus : 0812-2912-48969

Pembinaan & Sertifikasi Operator Crane Overhead Kelas 3 September 2021

Pembinaan & Sertifikasi Operator Crane Overhead Kelas 3 September 2021

Sertifikasi Operator Crane Overhead Kelas 3

Nusantara Traisser akan mengadakan Pembinaan & Sertifikasi Operator Crane Overhead Kelas 3 dalam waktu dekat.

Dasar Hukum Pelatihan

  • UU No 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja
  • UU No 13 Tahun 2013 Tentang Ketenagakerjaan
  • PP. 50 Tahun 2012 Tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
  • Per.05/MEN/1985 Tentang Pesawat Angkat dan Angkut
  • Per 09/MEN/VII/2010 Tentang Operator dan Petugas Pesawat Angkat dan Angkut

Tujuan Pelatihan Operator Crane Overhead Kelas 3

  • Meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan Operator dalam pengoperasian Overhead Crane
  • Meningkatkan skill Operator sehingga mengurangi resiko terjadinya accident di tempat kerja
  • Operator mampu memahami dan mengerti persyaratan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam pengoperasian Overhead Crane
  • Operator menjadi lebih efisien dan produktif dalam mengoperasikan Overhead Crane

Persyaratan Sertifikasi Operator Crane Overhead Kelas 3

  • Fotocopy Ijazah Terakhir
  • Fotocopy KTP
  • Pas Foto 3 X 4 & 4 X 6
  • Fotocopy Surat Keterangan Kerja

Metodologi Pembinaan Operator Crane Overhead

  • Presentasi
  • Diskusi
  • Simulasi / Studi Kasus
  • Praktek

Materi Operator Crane Overhead

  • Kebijakan K3
  • Peraturan Perundangan Pesawat Angkat dan Angkut
  • Dasar – Dasar K3 dan P3K
  • Pengetahuan Dasar Crane Overhead
  • Pengetahuan Dasar Motor Penggerak
  • Perangkat Keselamatan Kerja
  • Tali Kawat Baja dan Alat Bantu Angkat
  • Sebab – Sebab Kecelakaan Overhead Crane
  • Menghitung Berat Beban
  • Pengoperasian Aman
  • Perawatan dan Pemeriksaan
  • Praktek Lapangan
  • Evaluasi Teori

Biaya Pelatihan Operator Crane Overhead Kelas 3

Rp. 3.500.000,/

Durasi Pelatihan Operator Crane Overhead

Pelatihan akan dilaksankan selama 3 hari, dimana 2 hari pertama akan dilakukan bimbingan kelas dengan menggunakan Zoom.

Dan pada hari terakhir nantinya akan diadakan Evaluasi dan juga Assessment yang akan di lakukan di PT. Nusantara Traisser.

Fasilitas Pelatihan

  • E-Materi
  • Sertifikat & Lisensi Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia

Kompetensi Trainer

Instruktur dari Nusantara Traisser memiliki kompetensi dan juga pengalaman sebagai trainer di banyak Perusahaan Industri.

Instruktur yang akan memberikan pelatihan ini telah memiliki keahlian khusus di bidang spesialis Pesawat Angkat dan Angkut yang berasal dari Kemnaker R.I, Pengawas Ketenagakerjaan, Perguruan Tinggi.

Jadwal Pelatihan Operator Crane Overhead Kelas 3 Sept 2021

Sertifikasi Operator Crane Overhead Kelas 3 September 2021

Contact Person:

Shindi : 0878-8871-2010

Mita     : 0811-3185-601

Bagus : 0812-2912-48969

Pembinaan dan Sertifikasi Operator Pesawat Uap Kelas 1 Sept 2021

Pembinaan dan Sertifikasi Operator Pesawat Uap Kelas 1 Sept 2021

Sertifikasi Operator Pesawat Uap Kelas 1

Nusantara Traisser akan mengadakan Pembinaan & Sertifikasi Operator Pesawat Uap Kelas 1 ( Operator Boiler ) dalam waktu dekat.

Pengenalan Tentang Operator Pesawat Uap Secara Singkat

Operator Pesawat Uap adalah Tenaga Ahli yang ditugaskan untuk mengoperasikan Boiler secara aman dan juga tentunya efisien dalam penggunaannya.

Untuk mengetahui tentang Operator Pesawat Uap bisa menuju halaman Apa Itu Operator Boiler

Dasar Hukum Pelatihan

  • UU No 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja
  • UU No 13 Tahun 2013 Tentang Ketenagakerjaan
  • PP. 50 Tahun 2012 Tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
  • UU Uap Tahun 1930/ Stoom Ordonantie 1930
  • Per 01/MEN/1998 Tentang Kualifikasi dan Syarat – Syarat Operator Pesawat Uap

Tujuan Pelatihan Operator Pesawat Uap

Dengan mengikuti pelatihan ini, diharapkan Operator dapat menambah pengetahuan tentang Dasar – Dasar Pesawat Uap.

Selain itu diharapkan Operator juga mampu untuk meningkatkan skill mereka dalam mengoperasikan Boiler sehingga dapat mencegah terjadinya kecelakaan kerja.

Persyaratan Sertifikasi Operator Pesawat Uap Kelas 1

  • Fotocopy Ijazah Terakhir
  • Fotocopy KTP
  • Pas Foto 3 X 4 & 4 X 6
  • Fotocopy Surat Keterangan Kerja

Metodologi Pembinaan Operator Pesawat Uap Kelas 1

  • Presentasi
  • Diskusi
  • Simulasi / Studi Kasus
  • Praktek

Materi Operator Pesawat Uap Kelas 1

  • Undang – Undang No. 1 Tahun 1970
  • Undang – Undang dan Peraturan Uap Tahun 1930
  • Keselamatan Kerja Bidang Mekanik dan Konstruksi Bangunan
  • Keselamatan Kerja Bidang Listrik dan Kebakaran
  • Kesehatan Kerja
  • Jenis – Jenis dan Perlengkapan Pesawat Uap
  • Instalasi Listrik dan Instrumentasi
  • Teknik Pengoperasian Pesawat Uap
  • Persiapan Pemeriksaan dan Pengujian Pesawat Uap
  • Sebab dan Analisa Peledakan Pesawat Uap
  • Bahan Bakar dan Pembakaran
  • Peninjauan Konstruksi Pesawat Uap
  • Pengetahuan Bahan dan Pemeriksaan Tidak Merusak ( NDT )
  • Perpindahan Panas
  • Diskusi Panel
  • Kunjungan Lapangan
  • Evaluasi

Biaya Pelatihan Operator Pesawat Uap Kelas 1

Rp. 6.700.000,/

Durasi Pelatihan Operator Pesawat Uap Kelas 1

Pelatihan akan dilaksankan selama 4 hari, dimana 3 hari pertama akan dilakukan bimbingan kelas dengan menggunakan Zoom.

Dan pada hari terakhir nantinya akan diadakan Evaluasi dan juga Assessment yang akan di lakukan di PT. Nusantara Traisser.

Fasilitas Pelatihan

  • E-Materi
  • Sertifikat & Lisensi Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia

Kompetensi Trainer

Instruktur dari Nusantara Traisser memiliki kompetensi dan juga pengalaman sebagai trainer di banyak Perusahaan Industri.

Instruktur yang akan memberikan pelatihan ini telah memiliki keahlian khusus di bidang K3 Boiler (Pesawat Uap) yang berasal dari Kemnaker R.I, Pengawas Ketenagakerjaan, Perguruan Tinggi.

Jadwal Pelatihan Operator Pesawat Uap Kelas 1 Sept 2021

Sertifikasi Operator Pesawat Uap

Contact Person:

Shindi : 0878-8871-2010

Mita     : 0811-3185-601

Bagus : 0812-2912-48969